Demokrat Jadi Oposisi atau Masuk Pemerintahan Jokowi, Begini Jawaban Hinca Panjaitan

Sekjen Partai Demokrat, Hinca Panjaitan memberikan tanggapan soal sikap partainya Pasca-pilpres 2019.

Demokrat Jadi Oposisi atau Masuk Pemerintahan Jokowi, Begini Jawaban Hinca Panjaitan
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Sekjen DPP Partai Demokrat, Hinca Panjaitan (tengah). 

TRIBUN-MEDAN.com-Sekjen Partai Demokrat, Hinca Panjaitan memberikan tanggapan soal sikap partainya Pasca-pilpres 2019.

Tanggapan itu disampaikan Hinca saat menjadi narasumber acara 'Sapa Indonesia Malam', seperti dikutip TribunWow.com dari Kompas TV, Minggu (30/6/2019).

Mulanya, Hinca ditanya soal mana yang lebih menguntungkan untuk Demokrat, masuk koalisi pemerintahan atau menjadi oposisi.

"Lebih menguntungkan mana masuk pemerintahan atau masuk oposisi sekarang?," tanya pembawa acara, Sabtu (29/6/2019) malam.

Menanggapi pertanyaan tersebut, Hinca lantas menyinggung kemenangan partai yang diketuai oleh Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini dalam pilpres selama dua periode berturut-turut.

Dijelaskannya, setelah menang pada pilpres sebelumnya, Demokrat merupakan partai penyeimbang.

Hinca menegaskan, Demokrat akan tetap menjadi partai penyimbang sampai batas waktu pelantikan presiden dan wakil presiden 2019 digelar.

"Saya jelaskan, 10 tahun Partai Demokrat pernah berkuasa," ujar Hinca.

"Nah lima tahun terakhir ini, 2014-2019 posisi politik kami tetap, tidak berada di sana, kami melakoni sebuah produk politik penyeimbang."

"Itu kami lakukan setia sampai nanti akhir," sambungnya.

Halaman
123
Editor: Royandi Hutasoit
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved