Raih Posisi Kedua pada Porprovsu 2019 tapi Deliserdang tak Ikut Cabor Bola Kaki, Ini Alasannya

Tahun ini dapat naik di posisi kedua dengan perolehan emas 26, perak 22 dan perunggu 40 dan dengan total keseluruhan 88 medali.

Raih Posisi Kedua pada Porprovsu 2019 tapi Deliserdang tak Ikut Cabor Bola Kaki, Ini Alasannya
TRIBUN MEDAN/INDRA GUNAWAN SIPAHUTAR
Kontingen Deliserdang yang berjuang pada Porprovsu 2019 berfoto bersama, beberapa waktu lalu. 

TRIBUN-MEDAN.com- Kabupaten Deliserdang berhasil memperbaiki prestasinya diajang Pekan Olahraga Provinsi Sumatera Utara (Porprovsu).

Jika tahun sebelumnya Deliserdang bertengger di posisi 3 klasemen namun tahun ini dapat naik di posisi kedua dengan perolehan emas 26, perak 22 dan perunggu 40 dan dengan total keseluruhan 88 medali.

Sementara Medan masih menjadi juara Umum dan menjadi juara bertahan karena memperoleh 168 medali.

Meski bertengger di posisi kedua namun pada tahun ini Deliserdang tidak ikut serta dalam cabang olahraga bola kaki. Hal ini pun diakui oleh Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata Deliserdang, Faisal Arif Nasution. Walaupun nama PSDS masih melegenda sebagai bukti Deliserdang banyak menghasilkan pemain-pemain bola kaki berbakat namun pada tahun ini tidak ada yang dikirimkan ke Porprovsu.

"Kita kemarin cuma kirim atlit dan pelatih totalnya 229 orang. Bola kaki memang kita tidak ikuti hanya 13 Cabang Olahraga lah yang kita ikuti. Kenapa bola kaku tidak ikut tanya ke KONI (Komite Olahraga Nasional Indonesia) ajalah karena induk cabang olahraga kan mereka. Mereka yang lebih paham atlit selaku pembina cabang. Saya kurang tau juga apa penyebabnya,"kata Faisal.

Mengenai atlit yang sudah menunjukkan prestasinya, lanjut Faisal Pemkab akan memberikan penghargaan atau uang pembinaan pada saat Hari Olahraga Nasional (Haornas). Meski waktunya masih beberapa bulan lagi namun Faisal menyebut Pemkab akan melakukan pendataan terlebih dahulu sehingga tidak dapat pada saat sekarang ini diberikan penghargaan. Ia senang Deliserdang lantaran tahun ini Deliserdang bisa diposisi kedua.

"Kita rasa daerah lain pun akan memberi penghargaan (pada atlitnya) pada saat Haornas juga jadi disatukan semua. Tahun-tahun sebelumnya pun gitu saat Haornas. Tetap akan diberi penghargaan tapi bulan 9 atau bulan 10 nanti pada saat Haornas. Karenakan bukan yang ikut di Porprovsu ini saja yang mau diberi. Kita akan terus lakukan pembinaan untuk setiap cabang olahraga lah,"kata Faisal.

Uang tunai akan disiapkan nantinya dan akan dipilah-pilah mana yang telah memberikan prestasi pada tingkat nasional ataupun internasional. Sementara itu Ketua KONI Deliserdang, Erwin Pelos mengaku sedih pada tahun ini lantaran untuk bola kaki Deliserdang tidak dikirim. Mengenai hal ini Erwin malah menyalahkan pihak penyelenggara Proprovsu.

"Kenapa kita tidak kirim karena yang bisa ikut itu yang sudah ikuti Porwil (Pekan Olahraga Wilayah ) aturannya dibuat seperti itu. Jadi anak-anak bola yang ikuti Porwil sebenarnya sudah dibentuk kemarin tapi tiba-tiba mereka sekarang ini sedang mengikuti persiapan liga III. Memang belum mulai tapi sudah ikut latihan di daerah mereka. Ada duitnya di daerah lain ya ke sanalah dia,"kata Erwin.

(dra/tribun-medan.com)

Penulis: Indra Gunawan
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved