Tak Capai Target Rebut 85 Emas Porprovsu 2019, KONI Medan Lakukan Evaluasi Meski Juara Umum

Eddy melihat ada beberapa kali atlet Medan juga yang kecolongan di final dan adanya kemajuan atlet daerah lainnya.

Tak Capai Target Rebut 85 Emas Porprovsu 2019, KONI Medan Lakukan Evaluasi Meski Juara Umum
TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR
Wakil Gubernur Sumut Musa Rajekshah (kanan) menyerahkan piala juara umum kepada Ketua Umum Koni Medan Eddy H Sibarani di sela penutupan Pekan Olahraga Provinsi Sumut (Porprovsu) 2019 di Lapangan Astaka, Deliserdang, Sabtu (29/6/2019). Musa Rajekshah secara resmi menutup Pekan Olahraga Provinsi Sumatera Utara (Porprovsu) tahun 2019. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Kontingen Kota Medan sukses tampil sebagai juara umum Pekan Olahraga Provinsi Sumatera Utara (Porprov Sumut) 2019.

Namun meski keluar sebagai jawara dan berhak atas piala, bidikan awal 85 medali emas yang sebelumnya jadi target KONI Medan gagal tercapai.

Hingga penutupan Porprovsu , Sabtu (29/6/2019), total Medan mengumpulkan 67 keping emas dari total 226 medali yang diperebutkan. Kemudian 51 medali perak, dan 50 perunggu.

Ketua Umum KONI Medan Eddy Sibarani mengaku cukup puas dengan hasil yang diraih. Terkait tidak tercapainya target 85 medali emas, menurut Eddy disebabkan banyaknya atlet Medan yang awalnya berpeluang emas justru meraih medali perak.

Selain itu, dia juga melihat ada beberapa kali atlet Medan juga yang kecolongan di final dan adanya kemajuan atlet daerah lainnya.

"Kita sudah cukup puas, karena di sisi lain, kontingen lain betul-betul naik dia dan mereka bagus. Kalau saya melihat gini, Medan dapat 67 emas dengan 51 medali perak. Medali perak ini kalau di olahraga, itu adalah medali emas yang meleset. Sebagian besar kita ya (dapat) 51 medali perak tadi," ujarnya, Minggu (30/6/2019).

Namun Eddy mengatakan akan tetap melakukan evaluasi atas Raihan medali yang didapatkan pada Porprov Sumut tahun ini

Dirinya juga tak menampik bahwa semua cabor dan atlet Medan sudah maksimal dalam bertanding.

Tapi Evaluasi tersebut menurut Edy akan jadi koreksi atas semua yang telah terjadi baik itu kekurangan agar bisa mengambil langkah perbaikan ke depan untuk peningkatan kualitas, pembinaan, maupun prestasi.

"Kita melihat semua cabor sudah maksimal ya. Walaupun tetap kita lakukan evaluasi terhadap beberapa Cabor yang kita lihat kurang lebih sedikit meleset. Meski juara Kita tidak boleh berpuas diri, apa pun hasilnya tetap kita lakukan evaluasi ke Pengcab maupun KONI sendiri agar bisa lebih baik ke depan," pungkasnya.

(cr11/Tribun-medan.com)

Penulis: Chandra Simarmata
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved