BREAKING NEWS

Delapan Rumah di Asrama TNI Eks Batalyon 121 Terbakar, Ini Kata Dandim dan Sekda Binjai

Dandim menyatakan tidak ada korban jiwa dalam kebakaran ini. Sedangkan untuk penyebabnya, Dandim menyatakan masih menyelediki.

Tayang:
Penulis: Dedy Kurniawan |
TRIBUN MEDAN/DEDY KURNIAWAN
Dandim 02/03 Langkat Letkol Inf Syamsul Alam memantau usai padamnya api yang membakar delapan rumah di Asrama TNI Eks Batalyon 121, tepatnya di Barak Sinabung, Kelurahan Pahlawan Binjai Utara, Senin (1/7/2019) malam. 

TRIBUN-MEDAN.com, BINJAI - Kobaran api setinggi sekitar 30 hingga 40 meter menjulang ke atas langit dari atap-atap rumah. Delapan unit rumah semipermanen di Asrama Eks 121 yang dihuni keluarga TNI dilahap Si Jago Merah hingga ludes rata dengan ranah, tepatnya di Barak Sinabung, Kelurahan Pahlawan Binjai Utara, Senin malam (1/7/2019).

"Awas-awas woi, kebakaran-kebakaran mobil damkar mau masuk, awas kelen semua, ngapai nonton aja kalian," teriak warga.

Kejadian diperkirakan sejak pukul 15.00 20.30 hingga 21.40 WIB. Lima armada mobil Pemadam Kebakaran (Damkar) dikerahkan ke lokasi, sempat kesulitan menembus ke titik dekat api yang menyala-nyala hebat.

Petugas Damkar begitu kusulitan menarik pipa ke titik api karena ratusan warga memadati area, ditambah lagi di dekat lokasi sedang ada even Pasar Malam Tradisional.

Lima Damkar tak cukup memadamkan api dalam. Mereka sempat keluar masuk area mengisi tambahan air, dan sempat kebingungan mencari sumber air tambahan.

"Aku lihat tadi api tiba-tiba sudah tinggi ada 30 sampai 40 meter ke atas langit, gak tahu apa sebabnya," ujar seorang warga setempat Arul di dekat titik api.

Delapan unit rumah semipermanen di Asrama Eks 121, Kelurahan Pahlawan, Binjai Utara, Kota Binjai diselimuti kobaran api, Senin (1/7/2019) sekitar pukul 20.30 WIB.
Delapan unit rumah semipermanen di Asrama Eks 121, Kelurahan Pahlawan, Binjai Utara, Kota Binjai diselimuti kobaran api, Senin (1/7/2019) sekitar pukul 20.30 WIB. (TRIBUN MEDAN/DEDY KURNIAWAN)

Seorang perempuan paruh baya mengenakan jilbab terlihat tergesa-gesa dalam langkah. Dia berlari kecil ke arah blok barak di sebelah lokasi blok yang terbakar.

"Keluargku mana keluargaku mana. Gak apa-apa kan rumahku, mana keluargaku," ujarnya sambil menangis dan histeris.

Di tengah kerumunan ratusan warga yang membantu atau yang sekedar menonton dan hingga mengabadikan foto, terlihat Sekretaris Daerah Kota Binjai, Mahfullah Daulay meninjau langsung ke lokasi dekat titik api. Katanya, satu blok perumahan asrama yang terbakar, dengan jumlah 8 rumah semi permanen.

"Hasil laporan Pusdalok ke Saya ada delapan rumah yang ludes terbakar, semuanya ini satu blok, Barak Sinabung. Seluruh Damkar kita (Pemko Binjai) dikerahkan. Tapi hari ini masih pendinginan dahulu," kata Sekda Binjai Mahfullah Daulay.

Lanjut Sekda Binjai menyatakan tidak ada korban jiwa meninggal dunia dalam kejadian ini, begitu juga tidak ada korban terbakar, atau luka ringan akibat kebakaran. Seluruh penghuni sempat menyelamatkan diri.

"Tidak ada korban jiwa, atau korban luka terbakar. Secara kerugian materil kami juga belum bisa perkirakan. Semua penghuni selamat. Untuk dugaannya belum tahu, untuk tindakan cepat tanggapnya sementara ditetapkan tiga hari dulu," jelasnya.

Dandim 02/03 Langkat Letkol Inf Syamsul Alam mengatakan bahwa Barak di asrama TNI yang terbakar dahulu statusnya bekas Batalyon 121. Dandim memastikan asrama ditempati pensiunan dan TNI aktif.

"Asrama ini bekas Batalyon 121. Untuk yang menempati ada yang pensiunan TNI dan ada yang TNI aktif. Penempatan asrama ini ditempati tentara aktif," katanya.

Lanjut Dandim menyatakan tidak ada korban jiwa dalam kebakaran ini. Sedangkan untuk penyebabnya, Dandim menyatakan masih menyelediki dan mengumpulkan informasi pasti.

"Tidak ada korban jiwa. Untuk dugaan penyebab kejadian kebakaran ini kami belum bisa beri pernyataan pasti dan belum bisa sampaikan. Nanti kami dari Kodim bersama Pemko dan BPBD juga akan segera buat posko dan tempat tinggal sementara," pungkas Dandim.

Informasi dihimpun Tribun Medan dari sejumlah warga sempat terdengar suara ledakan, tak lama kemudian disusul kobaran api yang menyala. Diduga terjadi ledakan tabung gas di salah satu barak.

Proses pemadaman sempat diwarnai kericuhan antar kelompok dari kalangan warga. Warga yang sedang bersusah payah, berjibaku dengan slang yang berat terganggu dan diprovokasi oleh warga yang sekadar menonton dan mengerumuni lokasi kebakaran.

Baca: Asrama Eks 121 Binjai Terbakar, Delapan Rumah Semipermanen Ludes Dilahap Si Jago Merah

Delapan unit rumah semipermanen di Asrama Eks 121, Kelurahan Pahlawan, Binjai Utara, Kota Binjai diselimuti kobaran api, Senin (1/7/2019) sekitar pukul 20.30 WIB.
Delapan unit rumah semipermanen di Asrama Eks 121, Kelurahan Pahlawan, Binjai Utara, Kota Binjai diselimuti kobaran api, Senin (1/7/2019) sekitar pukul 20.30 WIB. (TRIBUN MEDAN/DEDY KURNIAWAN)

Pemuda setempat sempat kejar-kejaran dan baku pukul di tengah proses pemadam. Sejumlah TNI yang berada di lokasi, melihat kejadian ini langsung melerai dan melakukan pengamanan.

Pemko Siapkan Penampungan dan Dapur Sementara

Sekda Binjai Mahfullah Daulay mengatakan untuk para penghuni Barak Sinabung yang terbakar akan disiapkan tempat tinggal sementara berupa tenda darurat. Dimana disebutkan sementara ada 10 Kepala Keluarga yang menghuni delapan rumah yang terbakar.

"Buat para korban yang gak punya tempat tinggal akan didirikan posko darurat sementara, begitu juga Pemko Binjai akan lakukan pengadaan dapur umum sementara," ujarnya.

Warga lain juga diharapkan untuk saling membantu dan jaga keamanan. Terutama warga yang tidak berkepentingan diharap tidak mengganggu proses pemadaman dan olah TKP.

(dyk/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved