Tribun Wiki

Gedung Bank Indonesia di Medan, Jam Besarnya Pernah Hilang

Bangunan itu didirikan pada tahun 1906 dan pembangunannya ditangani oleh perusahaan arsitek asal Belanda, namun berkantor di Batavia.

Gedung Bank Indonesia di Medan, Jam Besarnya Pernah Hilang
Tribun Medan/Aqmarul Akhyar
Gedung Bank BI di Jalan Balaikota No.4, Kesawan, Kecamatan Medan Barat, Kota Medan, Sumatera, Selasa (2/7/2019). 

TRIBUN-MEDAN.com-Bangunan Kantor Bank Indonesia (BI) Medan di dekat Lapangan Merdeka merupakan gedung peninggalan kolonialis Belanda pada masa penjajahan.

Bangunan itu didirikan pada tahun 1906 dan pembangunannya ditangani oleh perusahaan arsitek asal Belanda, namun berkantor di Batavia.

Arsitek yang merancang bangunan BI adalah Hulswit, Fermost, dan Cuypers. Pembangunannya selesai dalam waktu satu tahun. Tepat di tahun 1907 bangunan yang digunakan sebagai pusat perbankan Belanda dengan nama De Javasche.

Bank Medan ini resmi dioperasikan dan pada awal berdirinya dipimpin oleh L. Vonhemert. Semenjak berdirinya sampai kekalahan Belanda, bangunan itu berfungsi sebagai pusat Bank Belanda.

Enam tahun setelah kemerdekaan Indonesia,  seluruh bangunan peninggalan Belanda di nasionalisasikan oleh Presiden Republik Indonesia yang pertama Soekarno.

Maka, seluruh aset peninggalan Belanda diambil alih dan dijadikan milik negara, termasuk bangunan bank Belanda di Medan ini.

Bangunan peninggalan pemerintah Belanda ini masih kokoh sampai sekarang dan terawat dengan baik.

Perbaikan besar pernah dilakukan pada tahun 2000.

Yang sangat memprihatinkan adalah jam besar asli Belanda yang ada di dalamnya hilang entah ke mana. Jam besar itu kini diubah menjadi logo Bank Indonesia yang lumayan besar.

Makna dari warna biru pada logo BI adalah keutuhan langit dan laut kepulauan Nusantara yang menyatukan Negara Kesatuan Republik Indonesia dan  menyiratkan kesatuan dan persatuan.

Logo Bank Indonesia berakar pada logo De Javasche Bank, dan telah mengalami proses metamorfosa yang panjang serta berliku. Di Awal berdirinya, logo bank mengadaptasi logo De Javasche Bank dengan mengubah huruf J menjadi huruf I tanpa mengubah unsur lainnya.

Seiring dengan perkembangan jaman dengan pertimbangan estetik dan citra bank sentral yang diembannya, logo Bank Indonesia diubah menjadi lebih solid, tegas, dan berwibawa seperti yang kita lihat sekarang ini. Logo De Javasche Bank yang ditampilkan bukanlah logo resmi melainkan logo-logo yang muncul pada uang-uang terbitan De Javasche Bank.

Logo Bank Indonesia sampai akhir tahun 1980-an juga merupakan logo yang tampil pada uang-uang terbitan Bank Indonesia dan bukan merupakan logo resmi. Baru tiga logo sejak 1990-an yang merupakan logo
resmi yang digunakan sebagai logo korporat.

Bank Indonesia (BI) ini terletak di Jalan Balaikota No.4, Kesawan, Kec. Medan Barat, Kota Medan, Sumatera. BI buka setiap hari Senin sampai Jumat, pada pukul 08.00 WIN sampai 18.00 WIB. (cr22/tribun-medan.com)

Penulis: Aqmarul Akhyar
Editor: Liston Damanik
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved