Komisi Pemilihan Umum Medan Usulkan Anggaran Pilkada 2020 Sebesar Rp 90 Miliar

KPU sudah menyerahkan draf anggaran itu, kepada Pemerintah Kota (Pemko) Medan untuk dimasukkan dalam penganggaran.

Komisi Pemilihan Umum Medan Usulkan Anggaran Pilkada 2020 Sebesar Rp 90 Miliar
TRIBUN-MEDAN/ FATAH BAGINDA GORBY
Komisi Pemilihan Umum Medan Usulkan Anggaran Pilkada 2020 Sebesar Rp 90 Miliar. Komisioner KPU Medan saat rekapitulasi perhitungan suara. 

Komisi Pemilihan Umum Medan Usulkan Anggaran Pilkada 2020 Sebesar Rp 90 Miliar

TRIBUN-MEDAN.com- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Medan telah menyelesaikan draf usulan anggaran untuk penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Medan 2020 mendatang sebesar Rp 90 miliar.

KPU sudah menyerahkan draf anggaran itu, kepada Pemerintah Kota (Pemko) Medan untuk dimasukkan dalam penganggaran.

Komisioner KPU Kota Medan, Rinaldi Khairi mengatakan bahwa anggaran Rp 90 miliar untuk Pilkada Kota Medan 2020 mendatang itu jumlahnya naik dari anggaran Pilkada pada 2015 lalu.

"Pilkada Medan tahapan penyusunan, terakhir usulan anggarannya Rp 90 miliar dan itu dalam proses negosiasi atau penyesuaian dengan Bapeda Medan," kata Rinaldi, Selasa (2/7/2019).

Rinaldi menjelaskan bahwa anggaran tersebut meningkat signifikan dari Pilkada yang lalu. Dimana, untuk anggaran Pilkada Kota Medan 2015 sebesar Rp 56,5 miliar. Namun, untuk 2020 nanti anggaran menjadi Rp 90 miliar.

Baca: CATAT! Harga Tiket Pesawat LCC Turun 50% Seminggu 3 Kali, Ini Daftar Hari dan Jam Terbangnya

Baca: Empat Personel Polsek Medan Kota Naik Pangkat, Kompol Revi Minta Pekerjaan Ditingkatkan

Baca: Polisi Tak Temukan Tanda Kerusakan dan Benda Berharga yang Hilang di Rumah ketua Muhammadiyah Palas

Baca: Rela Tak Dibayar Sepeser Pun, Ternyata Ini Alasan Hotman Paris Bela Fairuz soal Bau Ikan Asin

"Kenaikan itu karena sudah termasuk anggaran untuk antisipasi Pilkada ulang di Kota Medan," ujarnya.

"Tidak hanya itu, hal tersebut juga untuk antisipasi misalnya kalau ada gugatan putusan MK Pemilu ulang," jelas Rinaldi.

Baca: Gara-gara Berprestasi di Sekolah, Siswi SMP Ini Diperkosa Empat Orang Sepupunya

Baca: Polda Sumut Jerat Pengusaha Galian C dengan Pasal Pencucian Uang: Hartanya bisa Disita untuk Negara

Baca: Situasi di SMPN 1 Medan pada Hari Pertama Penerimaan Peserta Didik Baru, TONTON VIDEO. .

Rinaldi mengungkapkan bahwa ‎kenaikan anggaran juga disebabkan dengan perhitungan inflasi dari Pilkada 2015 ke 2020 mendatang.

Untuk biaya honor Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), Ketua Panitia Pemungutan Suara (KPPS)‎ dan anggota PPS juga mengalami kenaikan.

Baca: Yustina Datang ke Sekolah Pukul 06.00 WIB demi Daftarkan Putranya di SMPN 1 Medan

Baca: Juragan Mebel Korban Pembunuhan Sadis di Rumah Barunya, Ditemukan Bersimbah Darah di Lantai 2

Baca: Masygulnya Ayah Vanessa Angel yang Ditolak Mentah-mentah untuk Menjemput Sang Putri

"Kenaikan-kenaikan hanya naik Rp100-300 ribu. Tapi jumlah TPS banyak, makanya mengalami kenaikan signifikan," bebernya.

Perlu diketahui, Pilkada Kota Medan akan berlangsung pada 2020 mendatang. Kota Medan akan menggelar Pilkada serentak bersama 22 pemerintah kabupaten/kota lainnya yang juga ikut menggelar Pilkada di Sumatera Utara.

(mak/tribun-Medan.com)

Penulis: M.Andimaz Kahfi
Editor: Joseph W Ginting
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved