Diimingi Uang 120 Juta, Dua Nelayan Nekat Jadi Kurir Sabu 200 Gram

Dua nelayan asal Belawan Saprijal (46) dan Khairul Azhar Rambe (46) dituntut sembilan tahun penjara karena menjadi kurir sabu 200 gram.

Diimingi Uang 120 Juta, Dua Nelayan Nekat Jadi Kurir Sabu 200 Gram
Tribun Medan/Victory Arrival Hutauruk
Dua nelayan asal Belawan Saprijal (46) dan Khairul Azhar Rambe (46) harus rela dituntut sembilan tahun penjara akibat nyambi sebagai kurir sabu 200 gram, Rabu (3/7/2019). 

TRIBUN-MEDAN.com - Dua nelayan asal Belawan Saprijal (46) dan Khairul Azhar Rambe (46) dituntut sembilan tahun penjara karena menjadi kurir sabu 200 gram, Rabu (3/7/2019).

“Meminta kepada majelis hakim agar menjatuhkan hukuman kepada kedua terdakwa dengan hukuman 9 tahun penjara karena terbukti bersalah melanggar pasal 114 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) UU No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.” ucap JPU Irma dihadapan Hakim Ketua Erintuah Damanik.

Selain hukuman penjara, jaksa juga ingin terdakwa didenda Rp1 miliar dengan ketentuan apabila tidak dibayar digantikan dengan hukuman enam bulan kurungan.

Selama persidangan keduanya tampak ketakutan dan hanya bisa tertunduk lemas. Terdakwa Saprizal juga hanya bisa tampak memejamkan matanya selama pembacaan tuntutan.

Menanggapi tuntutan tersebut kedua terdakwa melalui penasihat hukumnya dari LBH Menara Keadilan, Desi mengajukan nota pembelaan (pledoi).

Usai pembacaan tuntutan dari JPU Irma Hasibuan, majelis hakim yang diketuai Erintuah Damanik menunda persidangan pekan depan dengan agenda nota pembelaan dari kedua terdakwa.

Dalam dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Irma bermula pada hari 19 Januari 2019 dimana terdakwa Saprijal dihubungi petugas yang menyamar (Under Cover Buy) memesan sabu sebanyak 200 gram. Namun barang sabu lagi kosong.

Dua hari kemudian saksi petugas polisi A. Rahmat Tumanggor datang kerumah terdakwa Saprijal menanyakan pesanan sabu.

"Pada pukul 09.20 WIB terdakwa Saprijal menghubungi terdakwa Khairul dan mengatakan “pembelinya sudah ada dirumah saya ini ada enggak sabunya sebanyak 200 gram. Selanjutnya terdakwa Khairul mengatakan, sabu sudah ada ini, sebanyak 200 gram dengan harga Rp50 juta per 100 gramnya," jelas Jaksa.

Kemudian terdakwa Saprijal mengatakan kepada personel A. Rahmat Tumanggor bahwa sabu sudah ada dengan harga Rp 60 juta per 100 gramnya dan petugas yang menyamar sepakat atas harga yang ditawarkan terdakwa Saprijal.

Halaman
12
Penulis: Victory Arrival Hutauruk
Editor: Liston Damanik
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved