News Video: Gojek Edukasi Mitra Tentang Kekerasan dan Pelecehan Jalan Raya

Senior Manager Corporate Affairs GOJEK menyampaikan, bagi mereka rasa aman adalah kebutuhan mendasar bagi mitra dan pengguna.

News Video: Gojek Edukasi Mitra Tentang Kekerasan dan Pelecehan Jalan Raya
Go-Jek.com
ILUSTRASI GOJEK 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Guna memenuhi kebutuhan atas rasa aman kepada konsumen maupun mitra pengendara, Gojek Regional Sumatera Utara memberikan edukasi untuk mencegah tindak kekerasan di jalan raya. Hal itu disampaikan Gojek dengan mengundang Polda Sumut, Pemerhati kekerasan yakni Komunitas Hollaback dan LBH Apik Kota Medan.

Alvita Chen, Senior Manager Corporate Affairs GOJEK menyampaikan, bagi mereka rasa aman adalah kebutuhan mendasar bagi mitra dan pengguna.

"Memang betul, pengembangan fitur dapat menopang rasa aman pengguna ketika sedang dalam perjalanan, namun edukasi mitra tidak boleh dilupakan," ujar perempuan yang akrab disapa Vita ini dalam acara yang berlangsung Rabu (3/7/2019) siang di kantor Gojek Komplek CBD Polonia Medan Jalan Padang Golf, Polonia, Medan.

Edukasi untuk membekali mitra dengan pengetahuan yang tepat sehingga tahu bagaimana caranya mencegah hal-hal yang dapat menyebabkan gangguan keamanan. Dengan demikian, terbentuk budaya peduli aman di lingkungan mereka masing-masing.

Dikatakannya, sebagai peyedia layanan mobile on-demand dan pembayaran digital, GOJEK kembali menghadirkan fitur baru yaitu Bagikan Perjalanan (Share Trip) dan Tombol Darurat(Emergency Hotline) untuk mitra. Hal tersebut dihadirkan untuk mendorong dan mewujudkan ruang yang aman bagi seluruh pengguna.

Tak hanya itu, GOJEK juga menyediakan unit darurat khusus yang aktif 24 jam untuk merespon laporan atas kasus-kasus khusus. Unit darurat khusus bekerja sama dengan berbagai pihak yang dapat menangani kasus yang terjadi pada mitra.

"Kita juga berupaya membekali mitra kita khususnya ojek perempuan dengan bela diri. Di beberapa kota sudah kita laksanakan yang mana mereka akan berlatih setiap hari Sabtu," ujar Alvita.

Lebih dari itu, Gojek pun tak pelak akan ikut turun mengawal tuntutan para konsumen apabila mendapati perbuatan yang tidak baik oleh mitra mitranya di lapangan.

Melalui kepedulian GOJEK akan upaya edukasi mitra, GOJEK kini menggandeng Hollaback! Jakarta, organisasi nirlaba yang berfokus mencegah dan menghentikan kekerasan seksual di ruang publik yang turut hadir dalam edukasi tersebut.

Di kesempatan tersebut Aindya Restuviani, Co-Director Hollaback! Jakarta menyampaikan apreasiasinya atas langkah yang dilakukan GOJEK dengan kerjasama dan membawa angin segar bagi gerakan melawan kekerasan di ruang publik.

Selain itu, GOJEK juga menggandeng LBH APIK yang mewakili organisasi masyarakat di tingkat lokal. Sherly Anita Gafar, Direktur Lembaga Bantuan Hukum Asosiasi Perempuan Indonesia untuk Keadilan (LBH APIK) Medan, menyampaikan pentingnya edukasi mengenai anti pelecehan seksual untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang hal ini.

Kompol Haryani yang hadir sebagai perwakilan Pold Sumut mengataka kegiatan ini membuat mitra jadi paham dan lebih berani dalam melaporkan bila mereka mengetahui ada kejadian terkait pelecehan seksual. Kepala Unit Pelayanan Perempuan dan Anak PPA Polda Sumut itu mengatakan dengan adanya kegiatan tersebut, membuat mitra jadi paham dan lebih berani dalam melaporkan bila mereka mengetahui ada kejadian terkait pelecehan seksual.

"Kita pihak kepolisian membuka diri bila mana perbuatan perbuatan itu terjadi di jalanan. Silakan membelokkan saja ke pos polisi terdekat. Pasti akan kami tindaklanjuti," pungkasnya.

(cr15/tribun-medan.com)

Penulis: Alija Magribi
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved