Hendak Mengasah Parang, Pekerja Bangunan Terpeleset dan Hanyut Sungai Silau

Khaidir Sinaga menyebutkan informasi orang hanyut itu pertama sekali diketahui oleh warga yang tengah menyuci pakaian di Sungai Silau.

Hendak Mengasah Parang, Pekerja Bangunan Terpeleset dan Hanyut Sungai Silau
TRIBUN MEDAN/HO/BPBD Asahan
Sejumlah petugas BPBD Asahan menyusuri Sungai Silau mencari keberadaan Mukimin (67) yang hanyut akibat terpeleset pada Kamis (4/7/2019). 

TRIBUN-MEDAN.com, KISARAN - Mukimin (67) warga di Dusun II, Desa Rawang Lama, Kecamatan Rawang Panca Arga, Kabupaten Asahan dikabarkan terseret arus Sungai Silau pada Kamis (4/7/2019) sekitar pukul 08.00 WIB.

Kabid Kedaruratan BPBD Asahan, Khaidir Sinaga menyebutkan informasi orang hanyut itu pertama sekali diketahui oleh warga yang tengah menyuci pakaian di Sungai Silau.

Saat kejadian, korban sempat berteriak meminta pertolongan kepada warga, namun tak bisa terselamatkan karena hanya ada sejumlah perempuan di sekitar sungai tersebut.

"Jam 08.00 WIB korban yang akan memulai pekerjaannya sebagai tukang, bermaksud hendak mengasah parang dipinggir sungai. Tapi tiba-tiba korban terpeleset dan terjatuh kedalam sungai," kata Khaidir, Kamis.

Lebih lanjut disebutkan, salah seorang saksi lalu meminta bantuan kepada warga lainnya. Selanjutnya kejadian tersebut dilaporkan kepada BPBD Asahan.

"Saat ini tim dari BPBD Asahan bersama tim gabungan lainnya melakukan pencarian dengan cara penyisiran sungai dengan menggunakan perahu LCR dari titik lokasi hingga radius lebih kurang 1 kilometer ke arah hilir sungai," ungkapnya.

Hingga saat ini korban belum berhasil ditemukan. Bila kondisi yang sama terjadi sampai sore nanti, maka pencarian akan dilanjutkan pada Jumat (5/7/2019) pagi.

"Jika hari ini belum ditemukan maka pencarian akan dilanjutkan esok pagi," ucapnya.

(ind/tribun-medan.com)

Penulis: Mustaqim Indra Jaya
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved