Kronologi Penangkapan 81,8 Kg Sabu yang Disimpan Dalam Ban, BNN Sempat Kejar-kejaran Dengan Pemasok

Badan Narkotika Nasional (BNN) Republik Indonesia (RI) mengamankan sebanyak 81,8 Kg sabu dan 102,657 butir pil ekstasi di Sumut

Kronologi Penangkapan 81,8 Kg Sabu yang Disimpan Dalam Ban, BNN Sempat Kejar-kejaran Dengan Pemasok
TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR
Deputi Pemberantasan BNN Irjen Pol Arman Depari (dua kanan) memperlihatkan barang bukti narkotika jenis sabu yang dibungkus dalam kemasan saat gelar kasus pengungkapan narkoba jaringan internasional di Kantor BNNP Sumatera Utara, Medan, Jumat (12/4/2019). BNN Sumut berhasil mengagalkan upaya peredaran 74 kilogram sabu dari Malaysia di Kabupaten Asahan dan Aceh Tamiang serta mengamankan tujuh orang tersangka jaringan internasional dari hasil pengembangan tangkapan kasus narkoba yang dikendalikan dari balik lapas Tanjung Gusta Medan dan Cipinang Jakarta. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Badan Narkotika Nasional (BNN) Republik Indonesia (RI) mengamankan sebanyak 81,8 Kg sabu dan 102,657 butir pil ekstasi dari operasi yang dilakukan diwilayah Sumatera Utara (Sumut).

Deputi Bidang Pemberantasan BNN RI Irjen Pol Arman Depari menyampaikan, dari operasi ini pihaknya menangkap sebanyak 13 orang terduga pemasok narkoba, masing-masing atas nama Adi Putra, Ardiansyah, Fadli, Hanafi, Amirudin, Zul AB, Nazarudin, Tarmizi, Sulaema, M Yusuf Adi Putrama, M Yasin, Sofyan Hidayat dan Roby S.

"Dari jumlah ini, dua diantaranya mengalami luka tembak. Satu orang atas nama M Yasin meninggal dunia, dan satu lainnya atas nama M Yusuf Adi Putrama terluka dibetis kaki kirinya," katanya, Kamis (4/7/2019).

Dikatakan Arman Depari, penangkapan ini bermula saat tim menerima informasi bahwasanya ada sebuah speed boad yang berlabuh di perairan Tanjungbalai, Asahan membawa narkotika yan diambil dari wilayah perbatasan Malaysia, Selasa (2/7/2019).

Ban mobil berisi sabu 70 bungkus dengan berat 81.862,6 gram dan ekstasi 20 bungkus dengan jumlah 102,657 butir diungkap Badan Narkotika Nasional (BNN).
Ban mobil berisi sabu 70 bungkus dengan berat 81.862,6 gram dan ekstasi 20 bungkus dengan jumlah 102,657 butir diungkap Badan Narkotika Nasional (BNN). (TRIBUN MEDAN/HO)

"Berdasarkan informasi tersebut, tim BNN kemudian melakukan penyelidikan dan mencurigai sebuah mobil innova warna hitam BK 1430 HG dan membuntutinya," ujarnya.

Arman menyatakan, ketika mobil itu keluar dari sebuah rumah menuju jalan raya, tepatnya di perlintasan kereta api Simpang Warung Kisaran, sekitar pukul 17.15 WIB, tim pun menghentikan dan menggeledah mobil itu.

Hasilnya ditemukan 3 ban dalam mobil yang berisi narkotika jenis sabu dan ekstasi. "Sehingga dua penumpang dalam mobil atas nama Adi Putra dan Ardiansyah langsung diamankan,"ujarnya.

Berdasarkan keterangan keduanya, kata Arman, diketahui bahwa mereka masih masih menyimpan narkotika di sebuah rumah di Lubuk palas, Asahan.

Tim BNN, akunya, kemudian mendatangi rumah tersebut dan menemukan 1 ban dalam mobil lagi yang berisi narkotika disembunyikan dibagian belakang rumah.

"Dari sini satu orang tersangka atas nama Fadli juga berhasil diamankan,"katanya.

Halaman
123
Penulis: Sofyan Akbar
Editor: Royandi Hutasoit
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved