Mayat Pria di Dalam Sumur Perkebunan Karet Tanah Raja Dibawa ke RSUD Djasemen Saragih

Penemuan jenazah di dalam sumur itu pertama kali diketahui oleh penderes karet, Untung yang kemudian disampaikan kepada mandor bernama Wakijan.

Mayat Pria di Dalam Sumur Perkebunan Karet Tanah Raja Dibawa ke RSUD Djasemen Saragih
Tribun Medan/Mustaqim Indra Jaya
Sejumlah petugas Pos Basarnas Tanjungbalai Asahan berhasil mengevakuasi sesosok jenazah pria dari dalam sumur yang berada di lahan perkebunan karet Tanah Raja IV PT BSP, Dusun III, Desa Pulau Bandring, Kecamatan Pulau Bandring, Asahan, Kamis (4/7/2019). 

TRIBUN-MEDAN.com - Jenazah pria di dalam Sumur yang terletak di lahan perkebunan karet Tanah Raja IV PT BSP, Dusun III, Desa Pulau Bandring, Kecamatan Pulau Bandring, Asahan akhirnya berhasil dievakuasi, Kamis (4/7/2019) sekitar pukul 12.00 WIB.

Proses evakuasi dilakukan petugas Pos Basarnas Tanjungbalai Asahan. Jenazah yang sebagian sudah berwujud tulang belulang dimasukkan ke dalam kantong mayat warna hitam.

Kasat Reskrim Polres Asahan, AKP Ricky Pripurna Atmaja menyebutkan jenazah pria tersebut selanjutnya dibawa ke RSUD Djasemen Saragih, Siantar untuk kepentingan autopsi.

"Rencana tindak lanjut, jenazah yang ditemukan ini dibawa ke rumah sakit di Siantar untuk autopsi," kata Ricky, Rabu.

Dijelaskan Ricky, dugaan awal jenazah yang ditemukan di dalam sumur merupakan Bobby Chandra. Hal itu setelah adanya pengakuan warga yang mengaku kehilangan anggota keluarga.

"Kalau dari dugaan awal adalah Bobby Chandra, usia 24 tahun, alamat di Bunut Barat, saat ini tinggal di Dusun III sama istrinya," sebutnya.

Namun, untuk lebih memastikan identitas korban terlebih dahulu dilakukan autopsi. Termasuk untuk mengetahui penyebab dan waktu kematian.

Penemuan jenazah di dalam sumur itu pertama kali diketahui oleh penderes karet, Untung yang kemudian disampaikan kepada mandor bernama Wakijan.

Jenazah yang telah membusuk itu pertama kali ditemukan sekitar pukul 06.30 WIB.

"Yang pertama kali tahu penderes karet. Lalu dia lapor ke mandor besarnya pak Wakijan, baru mandornya itu sampaikan ke saya," kata Kepala Dusun III, Kusri Hariyati di lokasi penemuan jenazah, Rabu.

Halaman
12
Penulis: Mustaqim Indra Jaya
Editor: Liston Damanik
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved