News Video: BNN Gagalkan Peredaran Puluhan Kilo Sabu dan Ratusan Ribu Butir Ekstasi di Sumut

Kemudian kami membawa keduanya ke RS Haji Medan, namun M Yasin dinyatakan meninggal dunia untuk M Yusuf mengalami luka pada betis

News Video: BNN Gagalkan Peredaran Puluhan Kilo Sabu dan Ratusan Ribu Butir Ekstasi di Sumut
TRIBUN MEDAN/HO
BNN Ungkap penyelundupan narkoba skala besar di Asahan. 

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN-RI), kembali gagalkan peredaran narkoba di wilayah Sumatera Utara.

Informasi yang berhasil dihimpun Tribun Medan dari Deputi Pemberantasan Narkotika BNN-RI, Irjen pol Arman Depari, mengatakan benar pihaknya telah melakukan penangkapan pelaku yang diduga bandar narkoba.

Dijelaskan Arman, pada Selasa (2/7/2019) Tim BNN-RI menerima informasi dari masyarakat tentang speed boat yang berlabuh di perairan Tanjung Balai, Kabupaten Asahan, diduga membawa narkotika yang berasal dari wilayah perbatasan Malaysia.

"Berdasarkan informasi tersebut, kami melakukan penyelidikan dan mencurigai sebuah mobil Toyota Inova warna Hitam dengan nomor polisi BK 1430 HG. Kami mengikuti mobil tersebut dengan teknik surveilance. Begitu mobil target keluar dari sebuah rumah menuju jalan raya, tepat di perlintasan rel kereta api, Simpang Warung, Kisaran, mobil tersebut kami hentikan," ujarnya, Kamis (4/7/2019).

Baca: 81 Kg Sabu dan 100-an Ribu Ekstasi Disembunyikan di Ban Mobil, BNN Ungkap Narkoba Skala Besar

Baca: Kronologi Penangkapan 81,8 Kg Sabu yang Disimpan Dalam Ban, BNN Sempat Kejar-kejaran Dengan Pemasok

Saat dilakukan penggeledahan, lanjut Arman, ditemukan tiga ban dalam mobil uang berisi narkotika jenis sabu dan ekstasi.

"Kami mengamankan dua penumpang atasnama Adi Putra alias Tison dan Ardiansyah alias Yuni. Dari keterangan keduanya yang berhasil kami dapat, bahwa mereka masih menyimpan barang tersebut di sebuah rumah di kawasan Lubuk Palas, Kabupaten Asahan. Kami lakukan pengembangan dan menemukan satu ban dalam mobil yang berisi narkotika serta mengamankan penghuni rumah bernama Fadli," ungkapnya.

Tidak puas sampai di situ, petugas BNN melakukan pengembangan di mana ada satu unit mobil Honda Jazz nomor polisi BK 1004 VP melintas ke arah Batubara.

Lebih lanjut dijelaskan Arman, petugas menemukan menemukan mobil Honda Jazz dengan kecepatan tinggi menuju ke arah Batubara.

Namun pada saat melakukan pengejaran mobil tersebut, tiba-tiba tim BNN disalip oleh sebuah mobil Avanza, B 1321 KIJ.

Ketika Tim BNN akan menyalip mobil Avanza tersebut tidak memberikan jalan dan berusaha menghalang-halangi.

Halaman
123
Penulis: Muhammad Fadli Taradifa
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved