Satukan Keturunan Leluhur Si Raja Batak, Komunitas Rumah Hela Gelar Gondang Sabangunan Si Raja Batak
Kita akan mengadakan rangkaian ritual Batak yang bahkan sudah langka demi kesatuan keturunan leluhur kami Si Raja Batak
Penulis: Arjuna Bakkara |
TRIBUN-MEDAN.COM, SAMOSIR- "Tetap menjadi Batak yang kemarin dan hadir pada era saat ini", demikian yang dapat ditangkap dari orang-orang, baik muda pun kaum tua yang tergabung dalam Komunitas Rumah Hela yang berlokasi di Tepian Danau Toba, kaki gunung keramat orang Batak, Pusuk Buhit tepatnya di Simullop, Kecamatan Sianjur Mula-mula, Kabupaten Samosir, Kamis (4/7/2019).
Annevelin Naibaho satu dari mereka ditemui Tribun menjelaskan, dalam waktu dekat akan mengadakan doa-doa kepada Tuhan Maha Pencipta serta diyakini roh leluhur akan intrans melalui rangkaian ritual bertema "Gondang Sabangunan Si Raja Batak".
"Benar, kita akan mengadakan rangkaian ritual Batak yang bahkan sudah langka demi kesatuan keturunan leluhur kami Si Raja Batak,ujar wanita lulusan Ilmu Ekonomi Universitas HKBP Nommensen Medan ini.
Amatan Tribun, mereka sibuk mempersiapkan segala sesuatunya yang dibutuhkan pada acara "Gondang ni Siraja Batak". Masing-masing mengambil peran, terlebih kaum muda yang sejak pagi memasang umbul-umbul di sepanjang jalan.
Pada umbul-umbul yang mereka pasang terdapat pesan berisi "Festival Wisata Edukasi Leluhur Batak 2019 Penuh Persahabatan Sesama Anak Bangsa". Rangkaian acara Gondang Sabangunan Si Raja Batak, dimulai Sabtu, 6-8 Juli 2019.
Sedangkan tetua-tetua lebih fokus mempersiapkan peralatan spritual. Seperti halnya yang dilakukan Nurhayati Situmorang, beberapa waktu lalu dia sudah bernazar dengan menjemput beberapa 'Mual' (air) leluhur Batak, seperti dari Pulau Mursala, Sibolga dan tempat lainnya.
Bagi orang Batak Mual merupakan simbol kesucian dan kehidupan baik secara jasmani maupun rohani.
Nurhayati Situmorang, satu dari orang yang terpilih dan memiliki talenta berkomunikasi dengan roh leluhur mengatakan, sebagai simbol penghormatan kepada nenek moyang Batak seperti Saribu Raja, dirinya telah melakukan beberapa ritual.
Tujuanya, secara spritual kehadiran para leluhur pada Gondang Sabangunan Si Raja Batak nanti. Nantinya, para leluhur Batak melalui "Hasorangan" (orang-orang yang memiliki talenta menyambung lidah para leluhur) dapat berkomunikasi secara lisan dengan para "Siminik", keturunannya.
Annevelin menimpali, "Gondang Ni Opputa Si Raja Batak" kali ini juga terbuka bagi siapa saja yang merasa keturuanan "Pomparan ni Si Raja Batak" dari delapan penjuru mata angin.
Adapun hasil yang diharapkan melalui acara ini antara lain, agar generasi Batak khususnya kaum milenial saat ini semakin dapat mengetahui hingga memiliki jati dirinya. Sisi lain, mewujudkan Geopaek Kaldera Toba menjadi Geopark Global Network Unesco.
Wisata edukasi leluhur batak ini memang diselenggarakan Komunitas Ruma Hela setiap tahun (sejak 2016) dengan target menjadi kalender tetap pariwisata nasional dan internasional.
Komunitas Ruma Hela melalui rangkaian yang diadakan tentu menghormati Tuhan Sang Pencipta lengkap dengan segala ciptannya untuk dirawat dan kembangkan. Pun nilai-nilai budaya yang diwariskan Sang Leluhur untuk kesejahteraan manusia.
Jangan pernah lelah, teruslah berkarya, lanjutkan kreativitas menghormati Tuhan Sang Pencipta lengkap dengan segala ciptannya untuk kita rawat dan kembangkan nilai-nilai budaya yang diwariskan Sang Leluhur untuk kesejahteraan manusia.
Selain Pemerintah, peran masyarakat dengan komunitasnya akan terus menerus merawat kearifan lokal budayanya memajukan ekonomi kreatif, baik di sektor batu-batuan (Geologi), tumbuh-tumbuhan herbal (biologi) dan keragaman budaya (culture) adalah penting.
Komunitas Ruma Hela Raja Isumbaon sebagai bagian dari Parsadaan Pomparan ni Si Raja Batak bersam Pemerintah melakukan niat suci ini dalam aktivitas yang disebut festival edukasi leluhur batak yang dilaksanakan setiap tanggal 7 bulan Juli. (jun-tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/festival-wisata-edukasi-leluhur-batak-2018-di-huta-simullop.jpg)