12 ASN Koruptor di Binjai Kena PTDH, Kadis Ismail Ginting Masih Nikmati Mobil Dinas

Ke 12 ASN itu dikenakan PTDH karena tersandung kasus korupsi dan sudah berkekuatan hukum tetap.

12 ASN Koruptor di Binjai Kena PTDH, Kadis Ismail Ginting Masih Nikmati Mobil Dinas
TRIBUN MEDAN/DEDY KURNIAWAN
Kantor Wali Kota Binjai. 

TRIBUN-MEDAN.com, BINJAI - 12 Aparatur Sipil Negara di Pemko Binjai telah diberikan sanksi Pemberhentian Tidak dengan Hormat (PTDH).

Pemecatan ASN disampaikan langsung oleh Kepala Badan Kepegawaian Darah (BKD) Kota Binjai, Amir Hamzah, Jumat (6/7).

Amir Hamzah menjelaskan, ke 12 ASN itu dikenakan PTDH karena tersandung kasus korupsi dan sudah berkekuatan hukum tetap.

Sedangkan yang sudah tersangka, belum diproses tegas oleh Wali Kota Binjai.

"Ya ada surat edaran Menteri ke kami, jadi sebelumnya kan juga sudah kami proses ada 12 orang, kalau nama pun kalau inisial pun kalau bisa gak usah pala diapakan kali, kasihan juga kan," katanya.

Saat dicecar terkait identitas para ASN koruptor ini, Amir terkesan iba pada mereka, termasuk arincian dari dinas mana yang paling banyak terlibat. Alasannya, Amir masih merasa ada etika yang diutamakannya.

"12 ASN itu terjerat kasus korupsi Saya tidak bisa sebutkan nama. Karena menyangkut etika. Mereka juga punya keluarga kan," kata Amir.

Diberitakan tribun-medan.com sebelumnya, sejumlah inisial nama yang dipecat yakni, PM, W, E, NE, ZS, AS, AB, IS, Y, MRN, AMN, dan RJN. Selain kasus korupsi ada tujuh ASN lain yang terlibat kasus pidana umum, seperti narkotika, penggelapan.

Meski sudah dinyatakan sebagai koruptor, di antara 12 ASN yang sudah diberhentikan paksa ini terdapat 3 ASN mengajukan banding. Dan sikap Pemko Binjai belum dapat tegas melanjutkan proses PTDH terhadap tiga ASN ini.

"Kita masih menunggu hasil banding, ada tiga orang. Karena kalau kita proses PTDH sekarang dan bandingnya dikabulkan, bisa jadi nanti kami yang salah, kan," tegasnya.

Halaman
12
Penulis: Dedy Kurniawan
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved