Hampir Dua Hari Hanyut di Sungai Silau, Jasad Mukimin Muncul saat Azan Maghrib

Jasad pekerja bangunan itu ditemukan tak jauh dari lokasi awal ketika korban terpeleset di Sungai Silau pada Jumat (5/7/2019)pukul 18.30 WIB.

Tribun Medan
Jasad Mukimin yang terbungkus kantong jenazah dibawa petugas BPBD Asahan ke kediaman keluarganya di Rawang, Kabupaten Asahan. Korban yang hilang tenggelam di Sungai Silau sejak Kamis (4/7/2019) pagi akhirnya ditemukan saat Azan Maghrib pada Jumat (5/7/2019) hari ini. 

TRIBUN-MEDAN.com, KISARAN - Pencarian terhadap Mukimin (67) warga Dusun II, Desa Rawang Lama, Kecamatan Rawang Panca Arga, Kabupaten Asahan sejak Kamis (4/7/2019) kemarin yang hilang di aliran Sungai Silau, Kisaran akhirnya membuahkan hasil.

Jasad pekerja bangunan itu, akhirnya ditemukan tak jauh dari lokasi awal ketika korban terpeleset di Sungai Silau pada Jumat (5/7/2019) sekitar pukul 18.30 WIB.

Seorang warga yang turut melakukan pencarian, Agus Azrai mengatakan petugas BPBD Asahan dan warga sekitar yang terus berupaya melakukan pencarian, tiba-tiba melihat sesosok tubuh manusia muncul dari dalam air sungai.

"Kami sama tim Sar BPBD kan lagi menyusuri sungai pakai perahu karet, pas Azan Maghrib timbul jasad, mungkin sejak kemarin tersangkut di timbunan tanah di sungai," kata Agus yang ditemui di lokasi, Jumat malam.

Melihat kemunculan sosok jenazah itu, petugas bersama warga kemudian mengevakuasi korban hingga berhasil mencapai daratan.

Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap sesosok tubuh yang telah kaku tersebut, benar merupakan Mukimin yang menjadi korban hanyut sejak kemarin.

"Korban langsung dibawa keluarga ke kampungnya di Rawang," ucapnya.

Sebelumnya, Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Asahan, Khaidir Sinaga menyebutkan informasi orang hanyut itu pertama sekali diketahui oleh warga yang tengah menyuci pakaian di Sungai Silau.

Saat kejadian, korban sempat berteriak meminta pertolongan kepada warga, namun tak bisa terselamatkan karena hanya ada sejumlah perempuan di sekitar lokasi kejadian.

"Jam 08.00 WIB korban yang akan memulai pekerjaannya sebagai tukang, bermaksud hendak mengasah parang dipinggir sungai. Tapi tiba-tiba korban terpeleset dan terjatuh ke dalam sungai," kata Khaidir, Kamis.

Lebih lanjut disebutkan, salah seorang saksi lalu meminta bantuan kepada warga lainnya. Selanjutnya kejadian tersebut dilaporkan kepada BPBD Asahan.

(ind/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved