Harga Emas Antam Turun Lagi Jadi Rp 715 Ribu per Gram

"Memang sedang tren turun harga emas saat ini. Tapi bisa jadi sesaat saja," kata pengamat ekonomi, Wahyu Ario Pratomo.

Tribunnews
Emas PT Antam 

"Tapi nanti ketika harga emas turun, sebagian masyarakat yang merasa harga emas sudah rendah, akan membelinya kembali karena investasi emas merupakan investasi yang aman," tambahnya.

Wahyu menjelaskan harga emas yang naik juga mendorong masyarakat untuk menjual emasnya ke pasar sebab dengan demikian mereka mendapat uang cash. Uang tersebut untuk konsumsi barang lainnya, sehingga dapat mendorong kenaikan harga.

"Terjadi inflasi karena permintaan masyarakat yang meningkat akibat mereka dalam kondisi cair (likuid) karena memegang uang. Faktor lain yang menyebabkan naik turunnya harga emas adalah harga emas dunia karena emas menjadi logam yang diperdagangkan di dunia," ujarnya.

Faktor lain yang menyebabkan naik turun harga emas adalah kurs (nilai tukar). Kalau nilai tukar rupiah cenderung melemah, maka akan meningkatkan harga emas di dalam negeri.

Selain itu, kata Wahyu, suku bunga juga dapat mempengaruhi harga emas. Jika suku bunga turun, masyarakat akan cenderung memindahkan asetnya dari deposito ke emas. Bahkan emas lebih menarik karena tidak kena pajak. Dengan demikian permintaan emas akan naik dan harga emas juga akan meningkat.

"Kondisi harga emas yang turun merupakan hal yang wajar sesuai dengan mekanisme pasar, yaitu permintaan dan penawarannya. Harga emas yang turun sebenarnya memberikan peluang bagi masyarakat untuk melakukan investasi," ujarnya.

Ia mengatakan dengan membeli emas, sebenarnya juga dapat mengurangi inflasi karena konsumsi masyarakat menjadi berkurang. Namun ia merasa dampak penurunan harga emas terhadap inflasi tidak akan signifikan karena kejadian ini hanya sementara, karena di pasar internasional harga emas masih stabil. (nat/tribun-medan.com)

Penulis: Natalin Sinaga
Editor: Liston Damanik
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved