Samsul Tarigan Mangkir, Polda Sumut akan Panggil Lagi Selasa Depan

Panggilan pertama pada Selasa kemarin kurang pas terhadap Samsul Tarigan. Makanya Selasa kemarin si Putra yang datang.

Samsul Tarigan Mangkir, Polda Sumut akan Panggil Lagi Selasa Depan
TRIBUN MEDAN/HO
Lokasi tambang Galian C Illegal yang berlokasi di lahan eks hak guna usaha (HGU) PTPN2 di Desa Tunggurono, Kecamatan Binjai Timur, Kota Binjai. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Polda Sumut unit DitKrimsus akan melakukan panggilan terhadap Samsul Tarigan pada Selasa (9/7/2019).

"Jumat (5/7/2019) ini merupakan panggilan pertama terhadap Samsul Tarigan. Namun yang bersangkutan tidak hadir juga," kata DirKrimsus Polda Sumut Kombes Pol Rony Samtana saat dihubungi melalui selulernya, Jumat (5/7/2019) sekitar pukul 18.37 WIB.

Karena tidak datang, kata Rony, pihaknya akan melakukan panggilan kedua pada Selasa (9/7/2019) mendatang.

Mengenai apakah akan dilakukan jemput paksa, Rony mengaku, belum. Karena, jelasnya pada Selasa (2/7/2019) lalu bukan panggilan pertama terhadap Samsul Tarigan, melainkan terhadap Putra Tarigan.

"Panggilan pertama pada Selasa kemarin kurang pas terhadap Samsul Tarigan. Makanya Selasa kemarin si Putra yang datang. Maka dari itu, Selasa depan merupakan panggilan kedua terhadap Samsul Tarigan. Dan hari ini, Jumat merupakan panggilan pertama dan yang bersangkutan tidak datang,"terangnya.

Rony mengatakan Samsul Tarigan bukan pemilik dari galian c ilegal yang berada di Binjai. "Pemiliknya Putra Tarigan. Dan mereka berdua masih diperiksa sebagai saksi,"ujar mantan penyidik KPK ini.

Sementara itu, Putra Tarigan saat dikonfirmasi mengaku kalau galian c yang berlokasi di lahan eks hak guna usaha (HGU) PTPN II di Desa Tunggurono Kecamatan Binjai Timur, Kota Binjai merupakan miliknya.

"Itu punya saya, bukan punya Samsul Tarigan. Cuma karena di Binjai Abang saya terkenal, makanya banyak yang bilang itu punya Abang saya, Samsul Tarigan,"katanya, Jumat (5/7/2019).

Ia mengaku, galian c itu milik abangnya yang bernama Syahrul Tarigan. "Karena beliau sudah meninggal dunia, makanya saya yang melanjutkan usaha galian c itu,"ujar Putra Tarigan.

Putra Tarigan menyatakan pihaknya sudah dilakukan pemeriksaan pada Selasa (2/7/2019) kemarin dan saat diperiksa pihaknya mengaku kalau galian c itu memang miliknya.

Halaman
12
Penulis: Sofyan Akbar
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved