Semua Upaya Hukum Kandas, Baiq Nurul Siap Jalani Hukuman 6 Bulan Penjara, Berharap pada Jokowi

Juru bicara Mahkamah Agung (MA), Andi Samsan Nganro, mengatakan MA menolak upaya PK yang diajukan kuasa hukum Baiq Nuril pada Kamis (04/07/2019).

Semua Upaya Hukum Kandas, Baiq Nurul Siap Jalani Hukuman 6 Bulan Penjara, Berharap pada Jokowi
(KOMPAS.com/ Karnia Septia)
Semua Upaya Hukum Kandas, Baiq Nurul Siap Jalani Hukuman 6 Bulan Penjara, Berharap pada Jokowi. Nuril menangis saat berada di ruang tahanan PN Mataram, Rabu (31/5/2017). 

Semua Upaya Hukum Kandas, Baiq Nurul Siap Jalani Hukuman 6 Bulan Penjara, Berharap pada Jokowi

TRIBUN-MEDAN.COM - Kuasa hukum Baiq Nuril, guru perempuan yang dipidanakan karena merekam percakapan mesum kepala sekolah, mengatakan akan meminta Presiden Joko Widodo memberikan amnesti setelah upaya peninjauan kembali (PK) ditolak Mahkamah Agung.

Baiq Nuril tetap dihukum dengan enam bulan penjara dan denda Rp500 juta setelah dijerat dengan UU Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dalam kasus penyebaran informasi percakapan mesum kepala sekolah tempat ia pernah bekerja.

Namun eksekusi hukuman tersebut ditunda oleh kejaksaan dan saat ini perempuan asal Nusa Tenggara Barat itu masih bebas.

Salah satu pengacara Nuril, Joko Jumadi, menyatakan bahwa kliennya "sudah siap menerima apapun putusan PK" namun berharap ia menjadi "korban terakhir yang dikriminalisasi".

"Sudah putus. Mahkamah Agung menolak permohonan peninjauan kembali (PK) pemohon/terpidana Baiq Nuril yang mengajukan PK ke MA dengan nomor 83 PK/Pid.Sus/2019," ujar juru bicara MA, Hakim Agung Andi Samsan Nganro dalam keterangan tertulisnya, Jumat (5/7/2019).

Putusan ini memperkuat vonis di tingkat kasasi yang menghukum Baiq Nuril enam bulan penjara dan denda Rp 500 juta subsidier tiga bulan kurungan.

MA menilai Baiq pantas menerima ganjaran kurungan karena telah merekam percakapan mesum Kepala SMAN 7 Mataram, Haji Muslim.

Perbuatan Baiq dinilai membuat keluarga besar H Muslim malu. 

Majelis hakim dalam sidang PK Baiq Nuril, yang diketuai Suhadi dan beranggotakan Margono dan Desnayeti, tak membenarkan dalil Baiq soal adanya kekhilafan hakim MA dalam putusannya di tingkat kasasi.

Halaman
1234
Editor: Tariden Turnip
Sumber: bbc
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved