Pembunuhan Sadis

ANAK Kandung Menghabisi Nyawa Ayahnya dengan Menggunakan Sajam Parang di Gunung Sitoli

ANAK Kandung Menghabisi Nyawa Ayahnya dengan Menggunakan Sajam Parang di Gunung Sitoli

ANAK Kandung Menghabisi Nyawa Ayahnya dengan Menggunakan Sajam Parang di Gunung Sitoli
Kompas.com
Mayat. (Kompas.com/Ilustrasi). #ANAK Kandung Menghabisi Nyawa Ayahnya dengan Menggunakan Sajam Parang di Gunung Sitoli 

ANAK Kandung Menghabisi Nyawa Ayahnya dengan Menggunakan Sajam Parang di Gunung Sitoli

Polisi yang tiba di lokasi kejadian langsung menangkap pelaku, sementara korban tewas langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Gunungsitoli untuk diautopsi.

 TRIBUN-MEDAN.com - Seorang anak tega membunuh ayah kandungnya sendiri di Desa Madula, Kecamatan Gunungsitoli, Gunungsitoli, Sumatera Utara, Jumat (5/7/2019) malam.

Diberitakan TribunWow.com, hal tersebut seperti dikabarkan dalam video yang diunggah di kanal YouTube Official iNews, Sabtu (6/7/2019).

Disebutkan, pelaku berinisial HH (29) membunuh sang ayah kandungnya, Arofona Harefa (64) dengan menebas leher sang ayah menggunakan senjata tajam jenis parang.

Polisi yang tiba di lokasi kejadian langsung menangkap pelaku, sementara korban tewas langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Gunungsitoli untuk diautopsi.

 

Kapolres Nias, AKBP Deni Kurniawan yang dimintai keterangan membenarkan hal tersebut.

"Ini kasus pembunuhan," kata AKBP Deni.

Seorang anak tega membunuh ayah kandungnya sendiri di Desa Madula, Kecamatan Gunungsitoli, Gunungsitoli, Sumatera Utara, Jumat (5/7/2019) malam.
Seorang anak tega membunuh ayah kandungnya sendiri di Desa Madula, Kecamatan Gunungsitoli, Gunungsitoli, Sumatera Utara, Jumat (5/7/2019) malam. (Capture YouTube Official iNews)

Dijelaskannya, pembunuhan tersebut terjadi pada pukul 19.00 WIB di rumah korban di Dusun Satu, Desa Madula, Kecamatan Gunungsitoli, Kota Gunungsitoli, Sumatera Utara.

AKBP Deni menjelaskan, hingga saat ini pihaknya masih belum mengetahui apa motif HH tegas membunuh ayahnya.

"Motif sementara masih kita dalami," ujar AKBP Deni.

Halaman
12
Editor: Randy P.F Hutagaol
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved