News Video: Main Futsal Berujung Petaka, Pemuda Ini Tewas Seusai Dihantam Botol Kaca

Ibnu Gunawan (23) meninggal dunia usai dihantam dengan botol kaca saat melerai adiknya Irfan Abdillah yang berkelahi.

News Video: Main Futsal Berujung Petaka, Pemuda Ini Tewas Seusai Dihantam Botol Kaca
TRIBUN MEDAN/MUHAMMAD ANIL RASYID
Abang almarhum, Ilham Syaputra menjelaskan kronologi adiknya meninggal usai berkelahi saat main futsal, Senin (8/7/2019). 

TRIBUN-MEDAN.com - Pertandingan Futsal yang seharusnya berlangsung menarik malah menjadi petaka bagi warga Jalan Prima Kecamatan Percutseituan.

Ibnu Gunawan (23) meninggal dunia usai dihantam dengan botol kaca saat melerai adiknya Irfan Abdillah yang berkelahi saat sedang bermain Futsal.

Kejadian tersebut terjadi di lapangan futsal di Pasar VII Tengah, Gang Bersama pada Minggu (7/7/2019) sekitar pukul 21.00 WIB.

Tepat pada pukul 15.00 WIB, Senin (8/7/2019) almarhum Ibnu Gunawan sudah dikebumikan di tempat pemakaman yang tidak jauh dari rumah duka.

Saat www.tribun-medan.com mengunjungi rumah duka, abang almarhum Ilham Syahputra (27) menjelaskan, sebelum almarhum Ibnu di hajar sama si pelaku, almarhum ibnu mendapat kabar dari adiknya Irfan Abdillah bahwa terjadi keributan saat lagi bermain Futsal.

"Jadi begitu dia sampe, sempat lah cekcok orang itu.  Jadi, tiba-tiba langsung di pukul pake botol kaca langsung dari belakang. Enggak ada keluar darah bang, cuma kena gores sikit aja bagian kepala belakangnya. Dia mukulnya tepat dibagian belakang, jadi kata dokter pembulu darahnya udah pecah," ucap Ilham Syahputra, Senin (8/7/2019).

Bukan hanya adik almarhum ibnu saja yang di ganggu. Bahkan kawan Irfan yang bernama Angga sempat di pukul tepat di bagian pelipis. Alhasil pelipis Angga pun koyak.

"jadi dia (Ibnu) datang ini, bukan mau tambah ribut. Dia tanyak nanyak kenapa kawan adiknya (Irfan) yang bernama Angga ini di pukul. kejadiannya ini udah di luar lapangan Futsal," ucap Ilham abang almarhum Ibnu.

Menurut Ilham, sebelumnya pelaku yang memukul adiknya hingga tewas sempat diamankan. Tetapi dia heran kenapa akhirnya di lepas.

"Kan udah sibuk mau bawa si Ibnu ke rumah sakit, jadi awalnya udah diamankan, terakhirnya karena gak terpantau lagi, jadi lepas orang itu si pelaku," tutur Ilham Syahputra.

Almarhum Ibnu Syahputra di kenal baik dimata keluarga. Orangnya tidak banyak bicara. Jarang keluar rumah.

Keluarga juga berharap, untuk pelaku sesegera mungkin di tangkap dan di hukum sesuai dengan apa yang telah diperbuat.

(cr23/tribun-medan.com)

Penulis: Muhammad Anil Rasyid
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved