Pemuda Jalan Rakyat-Jalan Perjuangan Bentrok, Polisi Ikut Mendamaikan

Dua kelompok pemuda yang bermukim di kawasan Jalan Rakyat dan Jalan Perjuangan, Kecamatan Medan Timur terlibat bentrok.

Pemuda Jalan Rakyat-Jalan Perjuangan Bentrok, Polisi Ikut Mendamaikan
Tribun Medan/ M Fadli Taradifa
Polisi melakukan mediasi antar kelompok remaja yang dikabarkan terlibat tawuran, Senin (8/7/2019). 

TRIBUN-MEDAN.com-Dua kelompok pemuda yang bermukim di kawasan Jalan Rakyat dan Jalan Perjuangan, Kecamatan Medan Timur terlibat bentrok.

Dua kelompok pemuda yang bermukim di Jalan Rakyat dan Jalan Perjuangan, Kecamatan Medan Perjuangan terlibat bentrok dengan saling lempar batu serta bersenjata tajam (bersajam), Minggu (7/7/2019) dini hari.

Bentrok ini diduga dipicu saling ejek hingga berujung pada perkelahian.

Usai terlibat pertikaian, kedua kelompok pemuda membubarkan diri karena dilerai para orangtua.

Informasi yang dihimpun, aksi bentrok ini diduga tidak hanya sekali.

Bentrokan ini sudah beberapa kali terjadi sehingga warga menjadi resah.

Pasca kejadian tersebut Polsek Medan Timur melakukan antisipasi kerawanan dengan menemui kepling dan para orangtua yang diduga terlibat aksi.

Atas kejadian antar kelompok remaja tersebut, pihak kepling, lurah dan camat berencana akan membahas permasalahan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) dalam forum diskusi.

Kanit Reskrim Polsek Medan Timur Iptu Prasetyo saat dihubungi, Senin (8/7/2019), mengatakan bahwa pada Minggu (7/7/2019) malam pihaknya telah memediasi kedua kelompok.

"Tadi malam kami sudah bertemu kepling untuk membahas masalah ini. Sehubungan belum ada tindak pidana kami hanya menyarankan kepada para orangtua agar mengawasi anak-anaknya," ujarnya.

Lebih lanjut dijelaskan Kanit, untuk itu, pihaknya akan terus menggalang komunikasi dengan warga dan masyarakat dan melakukan tindakan (upaya) preemtif dengan melibatkan personel Intel, Sabhara, Bhabinkamtibmas dan Binmas.

Jika nantinya, kejadian serupa terjadi lagi dan menimbulkan korban baik material ataupun korban jiwa Unit Reskrim Polsek Medan Timur siap melakukan tindakan represif.

"Sebagai wujud tugas preepmtif, kami menggalang komunikasi dengan anak-anak dan para warga. Jika nantinya kejadian ini berulang dan menyebabkan korban material ataupun korban jiwa, Unit Reskrim Polsek Medan Timur siap menindak," ungkapnya. (mft/tribun-medan.com)

Penulis: Muhammad Fadli Taradifa
Editor: Liston Damanik
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved