Berumur 89 Tahun, Siti Nurlomo Harahap jadi Calon Jamaah Haji untuk Ketiga Kalinya

Sebanyak 2.283 calon Jamah Haji Kota Medan memenuhi lapangan terbuka, Jalan Gatot Subroto Sekip, Kecamatan Medan Petisah, Selasa, (9/7/2019)

Berumur 89 Tahun, Siti Nurlomo Harahap jadi Calon Jamaah Haji untuk Ketiga Kalinya
TRIBUN MEDAN/GITA TARIGAN
Berumur 89 Tahun, Siti Nurlomo Harahap jadi Calon Jamaah Haji untuk Ketiga Kalinya. Calon Jamaah Haji Tertua kota Medan, Siti Nurlomo Harahap (89) Akan Berangkat haji untuk ketiga kalinya tahun ini. 

Berumur 89 Tahun, Siti Nurlomo Harahap jadi Calon Jamaah Haji untuk Ketiga Kalinya

TRIBUN-MEDAN.com - suasana syahdu mewarnai kegiatan Halalbihalal sekaligus tepung tawar pemberangkatan calon jamaah haji kota Medan Tahun 1440 H, Saat Qori H. Mad Kasad Lubis membacakan ayat suci Alquran.

Sebanyak 2.283 calon Jamah Haji Kota Medan memenuhi lapangan terbuka, Jalan Gatot Subroto Sekip, Kecamatan Medan Petisah, Selasa, (9/7/2019)

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB ini, juga dimeriahkan dengan nyanyian bernuansa Islami, Pembacaan Alquran oleh Qori H.Mad Kasad Lubis, serta ceramah yang dibawakan oleh Ustadz H. Asbi Al Mawardi Lubis.

Ustadz Asbi dalam ceramahnya yang bertema bagaimana memperoleh haji yang mabrur mengatakan bahwa terdapat beberapa ciri-ciri seorang Jamaah haji yang mabur.

"Ciri-cirinya banyak diantaranya berubah tabiatnya pasca dia melakukan jamaah haji, perlu diketahui bahwa standar keberhasilan seorang umat naik haji bukan di Madinah tapi di kota Medan, bagaimana perilakunya, seberapa banyak perubahannya ke hal-hal positif," katanya.

Baca: Sudah 2 Tahun Tak Menangi Balapan Lagi, Valentino Rossi Menolak Tua dan Menyerah

Baca: Viral Permintaan Menteri Susi Menantang Mark Zuckerberg Lomba Paddle, Taruhan 10 % Saham Facebook

Baca: Divonis 3 Tahun (Setengah dari Tuntutan Jaksa), Bahan bin Smith Cium Bendera Merah Putih

Dari ribuan calon jamaah haji kota Medan, terdapat seorang calon jaman haji tertua yakni Siti Nurlomo Harahap yang sudah berumur 89 tahun.

Siti didampingi anaknya Nursaniah br Aritonang mengatakan keberangkatan kali ini merupakan kali ketiga bagi Siti.

"Cita-cita ku mau berangkat haji lagi, tapi nggak ada uangku, anak perempuan ku paling tua yang nemberangkatkan aku ini, yang pertama kali haji tahun 90-an, kedua sekitar tahun 2005," tutur Siti.

Nursaniah menambahkan Siti hanya perlu menunggu waktu 5 tahun saja untuk bisa berangkat tahu ini. Ia juga mengatakan bahwa mereka akan berangkat di kloter keempat.

Baca: Rapat Paripurna DPRD Sumut yang Dihadiri Edy Rahmayadi Memanas hingga Dihujani Interupsi

Baca: Carlo Ancelotti Kecewa Tidak Mampu Hadirkan James Rodriguez ke Napoli

Baca: Vlog Terbaru Ahok BTP, Muncul di Lapangan Banteng dan Sebut Revitalisasi Hasil Kompensasi KLB

"Nanti ada mukarromah, Ar Raudhah, Sinar Husni, dan kami dari Sinar Husni, tanggal 14 masuk asrama tanggal 15 kami terbang, persiapan saat ini biasa saja, tapi makanan Ibu yang harus lebih diperhatikan," katanya.

Baca: Syaiful Ramadhan Siap untuk Laga Melawan PSCS Cilacap, Dimas Sumantri Masih Demam

Baca: LIVE Streaming Persebaya vs Barito Putera, Siaran Langsung Liga 1 Kick off Pukul 15.30 WIB

Ibu 11 anak ini mengaku tidak memiliki keluhan sakit apapun selain penglihatan yang sudah berkurang,
Anaknya Nursaniah mengatakan bahwa ibunya selama ini paling tidak 3 kali khatam Alquran dalam sebulan.

Baca: 10 Universitas Negeri dengan Peminat Terbanyak di SBMPTN 2019, Lihat Posisi USU!

Baca: USU Buka Penerimaan Mahasiswa Baru Khusus Program Studi (Prodi) Program Profesi Insinyur (PSPPI)

"Suamiku sudah meninggal, 8 lagi anak-anak belum kawin, udah meninggal suamiku, pekerjaannya guru," tutur Siti.

(cr21/tribun-medan.com)

Penulis: Gita Nadia Putri br Tarigan
Editor: Joseph W Ginting
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved