Bupati Ashari Akhirnya Setop Aktivitas Foodball Cafe yang Beroperasi di Lokasi Pasar

Penghentian aktivitas dilakukan bekerja sama Pemerintah Kecamatan Lubukpakam.

Bupati Ashari Akhirnya Setop Aktivitas Foodball Cafe yang Beroperasi di Lokasi Pasar
TRIBUN MEDAN/INDRA GUNAWAN SIPAHUTAR
Seorang pria duduk di dekat tempat usaha Foodball Cafe yang ada di area Pasar Bakaran Batu Lubukpakam Selasa, (9/7/2019). 

TRIBUN-MEDAN.com- Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Deliserdang menghentikan aktivitas Foodball Cafe yang berada di area pasar Bakaran Batu Lubukpakam sejak dua hari lalu.

Penghentian aktivitas dilakukan bekerja sama Pemerintah Kecamatan Lubukpakam.

Informasi yang dikumpulkan penghentian aktivitas cafe atas perintah langsung Bupati Deliserdang, Ashari Tambunan yang mendapat informasi dari masyarakat.

Dianggap kalau keberadaan cafe telah membuat bangunan pasar beralih fungsi. Meski cafe tersebut beroperasi mulai dari sore hingga malam hari namun keberadaannya menjadi merubah konsep pasar. Terlihat juga kalau sebelumnya pemilik cafe membuka usahanya dengan menempatkan kursi ataupun meja dengan memakan area pelataran parkir.

Kadis Perindag Deliserdang, Ramlan Refis yang dikonfirmasi membenarkan telah menghentikan aktivitas cafe. Dirinya mengakui bahwa izin penggunaan bangunan gedung dirinya langsung yang memberikannya kepada pengusaha. Ditegaskan bahwa sebelumnya pengusaha menempati lapak di pasar itu dengan dipungut retribusi sesuai ketentuan yang berlaku.

" Iya benar sudah kita tutup karena memang perintah Pak Bupati langsung. Ya sudah lah, barang barang yang ada di cafe itu pun sudah dipindahkannya,"kata Rafis Selasa, (9/7).

Saat itu dirinya tidak bersedia untuk berkomentar banyak. Hanya saja ia sempat menjelaskan dirinya memberi izin kepada pengusaha menempati sebagian bangunan gedung yang ada di pasar karena ingin mengusahakan agar kondisi pasar yang sepi menjadi ramai.

"Ya kita akan berupaya untuk terus membuat pasar Bakaran Batu Lubukpakam menjadi tambah ramai,"kata Refis.

Sementara itu Kasi Trantib Lubukpakam, Rikardo mengatakan kalau pihaknya telah menyurati dengan baik pemilik Foodball Cafe tersebut. " Kita bukan melakukan penertiban tapi kita surati dan bilangin sama pengusaha agar tidak berjualan lagi. Ya perintah pak Camat juga kemarin itu makanya sekarang sudah tidak jualan lagi. Sekarang ini kita ya lakukan pemantauan juga karena yang namanya pedagang inikan kadang hari ini pergi tapi bisa saja besok datang lagi. Itu yang mau kita jaga sekarang ini," kata Rikardo.

Pantauan Tribun, Foodball Cafe ini keberadaannya tepat diarea paling depan pasar dan langsung terhubung dengan jalan Bakaran Batu menuju Bandara Kualanamu. Sesuai namanya Foodball Cafe ini didirikan dengan konsep ornamen-ornamen bola.

Bangunan gedung pasar yang terlihat juga dicat dengan warna hitam putih. Pasca dihentikan operasinya bangku ataupun meja-meja yang biasanya terpajang pada mulai sore hari sudah tidak ada lagi di lokasi. Disebut-sebut kalau cafe yang menyediakan live musik ini sudah beroperasi selama berbulan-bulan.

(dra/tribun-medan.com)

Penulis: Indra Gunawan
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved