Bupati Ashari Dapat Gugatan Beruntun dari Mantan Pegawai Terpidana Korupsi

Bupati Deliserdang Ashari Tambunan kembali digugat oleh mantan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang sudah diberhentikan dengan tidak hormat.

Bupati Ashari Dapat Gugatan Beruntun dari Mantan Pegawai Terpidana Korupsi
TRIBUN MEDAN/HO
Bupati Deliserdang H Ashari Tambunan memimpin upacara Hari Ulang Tahun (HUT) Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) ke 47 di Lapangan Kantor Bupati Deliserdang, Kamis (29/11/2018). 

TRIBUN-MEDAN.com- Bupati Deliserdang Ashari Tambunan kembali digugat ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Medan oleh mantan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang sudah diberhentikan dengan tidak hormat.

Setelah Sofyan Nauli yang menggugat beberapa waktu lalu, kini giliran Togar Sirait.

Ia merupakan mantan staf di Dinas Sosial Kabupaten Deliserdang yang dipecat Februari 2019 silam.

Saat diwawancarai melalui sambungan telepon, Togar membenarkan bahwa dirinya menggugat Bupati Ashari ke PTUN.

Ia mengaku tidak terima diberhentikan dengan tidak hormat karena ia sudah menjalani masa hukuman. Dirinya berharap agar apa yang dimohonkannya nanti dapat dikabulkan oleh PTUN.

"Bulan Februari lalu lah saya kena Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH). Kasus saya itu sebenarnya tahun 2002. Saat itu saya masih menjabat sebagai Kasi Trantib di Kantor Camat Lubukpakam. Saya divonis satu tahun penjara dan sudah saya jalani hukuman itu. Saya pun sudah bekerja di Dinas Sosial kemarin karena memang sudah saya jalani hukumannya," ujar Togar Sirait Selasa, (9/7/2019).

Togar mengaku dirinya dipenjara karena terlibat dalam kasus korupsi penataan Kota Lubukpakam. Saat itu yang menjadi camat adalah Hadisyam Hamzah yang juga telah dipecat oleh Bupati Ashari karena kasus korupsi. 

"Yang penting saya bisa pensiun dari PNS saja. Saya ingin diberhentikan dengan hormatlah. Kalau itukan dapat pensiun, sederhana sajanya permintaan saya. Ya, kemarin bulan Februari terkejut juga saya karena nama saya masuk dalam daftar orang yang dipecat dengan tidak hormat," kata Togar.

Ia mengatakan sebenarnya baru akan memasuki pensiun pada Desember 2020 mendatang. Saat ini usianya pun sudah 56 tahun. Meski masih berhak untuk bekerja karena belum berusia 58 tahun, namun ia tidak ingin kembali bekerja. Ia ingin menikmati masa tuanya dengan tambahan ada uang pensiun.

Togar merupakan mantan ASN kedua yang menggugat Bupati Ashari ke PTUN Medan karena adanya Pemberhentian Dengan Tidak Hormat.

Sebelumnya hal yang sama sudah terlebih dahulu dilakukan oleh Sofyan Nauli. Ia merupakan mantan ASN di Dinas Sosial yang pernah terlibat dalam kasus tindak pidana korupsi saat diperbantukan dan menjabat sebagai Kepala Sekretariat di Kantor Panwaslu Deliserdang tahun 2014.

Informasi yang dikumpulkan perkara untuk gugatan Sofyan Nauli masih dalam tahap mendengarkan jawaban tergugat. (dra/tribun-medan.com)

Penulis: Indra Gunawan
Editor: Liston Damanik
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved