Daftar Sejak Kecil, Raja Habib Calon Haji Termuda dari Kota Medan

Raja diketahui menjadi calon Jamaah haji termuda kota Medan tahun ini karena akan menjadi haji diumurnya yang masih 20 tahun.

Daftar Sejak Kecil, Raja Habib Calon Haji Termuda dari Kota Medan
TRIBUN MEDAN/GITA TARIGAN
Raja Habibi Suwanda Siregar (Tali leher hijau) berfoto bersama calon Jamaah haji kota Medan lainnya. 

TRIBUN-MEDAN.com - Wali Kota Medan Djulmi Eldin Tepung Tawari 2.283 Calon Jemaah Haji Kota Medan dalam acara Halalbihalal sekaligus pemberangkatan calon jamaah haji kota Medan Tahun 1440 H, lapangan terbuka, Jalan Gatot Subroto Sekip, Kecamatan Medan Petisah, Selasa, (9/7/2019)

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB ini, juga dimeriahkan dengan nyanyian bernuansa Islami, Pembacaan Alquran oleh Qori H. Mad Kasad Lubis, serta ceramah yang dibawakan oleh Ustadz H. Asbi Al Mawardi Lubis.

Terdapat cerita unik dari salah satu calon jamaah haji kota Medan tahun ini, yakni lelaki yang bernama Raja Habibi Suwanda Siregar.

Raja diketahui menjadi calon Jamaah haji termuda kota Medan tahun ini karena akan menjadi haji diumurnya yang masih 20 tahun.

Ia menuturkan bahwa keberangkatannya didukung penuh oleh kedua orangtuanya yang memang sudah mendaftatkan Raja sejak kecil.

"Saya dapat berangkat haji karena dukungan dari orangtua, karena sejak saya taman SD (Sekolah Dasar) orangtua sudah daftarkan saya," katanya

Meski memiliki oerbedaan umur yang jauh berbeda dengan para jamaah lainnya, Raja mengaku optimis dan siap mepaksanakan ibadah haji sebaik-baiknya.

"Alhamdulillah saya mendapat panggilan ke rumah Allah bersama kedua Orangtua saya, Ayah dan Ibu, Insyaallah saya siap," katanya

Mengunjungi Ka'bah kata Raja memang sudah menjadi keinginannya sejak lama, sebab bagi Raja Ka'bah menyimpan berbagai cerita yang mengandung keajaiban dari Allah yang sarat akan keindahan.

"Setiap umat muslim pasti ingin mengunjungi Ka'bah, yang kita ketahui penuh dengan cerita-cerita keajaiban, serta keindahan," katanya

Mahasiswa Fakuktas Hukum jurusan Akuntansi, Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) ini mengatakan memperbanyak zikir adalah salah satu persiapannya untuk berangkat haji.

"Persiapan nya selama manasik haji tentunya perbanyak zikir, dan disitu juga kita dibimbing bagaimana menjadi Haji yang mabrur, supaya diterima dan diikhlaskan oleh Allah SWT. Haji yang Mabrur itu kan ibadah haji yang telah dilakukan dengan baik dan benar serta dengan bekal yang halal, suci dan bersih, saya harap saya dan keluarga nantinya dapat menjadi haji yang Mabur," tuturnya.

(cr21/tribun-medan.com)

Penulis: Gita Nadia Putri br Tarigan
Editor: Royandi Hutasoit
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved