Diimingi Uang Rp 10 Juta, Kurir 1 Kg Sabu Ditangkap Polisi di Parkiran Masjid Aziz

Dalam surat dakwaan yang dibacakan JPU Chandra disebutkan bahwa terdakwa mendapatkan upah sebesar Rp 10 juta.

Diimingi Uang Rp 10 Juta, Kurir 1 Kg Sabu Ditangkap Polisi di Parkiran Masjid Aziz
Tribun Medan/Victory Arrival Hutauruk
Terdakwa kurir 1 kg sabu Ahmadi Bin Abdulrahman tampak serius mendengar surat dakwaan dirinya di Pengadilan Negeri Medan, Selasa (9/7/2019). 

TRIBUN-MEDAN.com - Dengan wajah polosnya, terdakwa kurir 1 kg sabu Ahmadi Bin Abdulrahman tampak serius mendengar surat dakwaan dirinya di Pengadilan Negeri Medan, Selasa (9/7/2019).

Dalam surat dakwaan yang dibacakan JPU Chandra disebutkan bahwa terdakwa mendapatkan upah sebesar Rp 10 juta.

Terdakwa Ahmadi Bin Abdulrahman bersama dengan Adi Saputra ditangkap pada 12 Desember 2018 sekira pukul 05.00 WIB bertempat di Jalan Lintas Tanjung Pura, Kecamatan Tanjung Pura, Langkat tepatnya di Parkiran Mesjid Aziz.

"Melakukan percobaan atau permufakatan jahat untuk melakukan tindak pidana secara tanpa hak atau melawan hukum menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menjadi perantara dalam jual beli, menukar, menyerahkan atau menerima Narkotika Golongan I dalam bentuk bukan tanaman jenis sabu-saabu yang beratnya lebih dari 5 (lima) gram," ungkap JPU asal Kejari Medan ini.

Awal mula penangkapan dijelaskan bahwa anggota Ditresnarkoba Polda Sumut Rahmat Tumanggor dan Ari Wijaya yang mendapat informasi bahwa ada transaksi jual narkotika Golongan I Jenis sabu di daerah Tanjung Pura, Langkat.

"Kemudian para saksi melakukan Under Cover Buy (penyamaran) sebagai pembeli narkotika jenis sabu sabu. Kemudian saksi polisi Rahmat menghubungi seorang laki laki yang mengaku bernama Ahmadi lalu saksi polisi memesan narkotika jenis sabu sabu sebanyak 1000 gram kepada terdakwa dengan harga sebesar Rp 580.000.000," jelas Jaksa.

Dimana polisi menjelaskan tempat melakukan transaksi jual-beli narkotika jenis sabu tersebut di Jalan Lintas Tanjung Pura, Kec Tanjung Pura, Kab Langkat tepatnya di Parkiran Mesjid Aziz.

Kemudian terdakwa menghungi IS (DPO) dan mengatakan bahwa ada yang hendak memesan narkotika jenis saabu sebanyak 1000 gram.

Lalu IS menghubungi M.Nadir (DPO) dan mengatakan bahwa ada yang hendak memesan narkotika jenis sabu sebanyak 1000 (seribu) gram.

"Kesepakatan harga antara IS dengan M. Nadir adalah sebesar Rp. 450 juta. Kemudian M. Nadir mengatakan bahwa narkotika jenis sabu yang dipesan sebanyak 1000 gram ada, kemudiandari IS menghampiri terdakwa dan memberikan uang sebanyak Rp.60 juga untuk ditransferkan ke pada M. Nadir sebagai uang muka," jelasnya.

Halaman
12
Penulis: Victory Arrival Hutauruk
Editor: Liston Damanik
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved