Hakim Pertanyakan Tuntutan Penyebar Hoaks KPU Medan: Hina Lambang Negara Kok Dituntut Rendah?

Kenapa hanya satu tahun enam bulan, masa presiden mu dihina dibuat satu tahun enam bulan. Lambang negara (Presiden) dihina kok

Hakim Pertanyakan Tuntutan Penyebar Hoaks KPU Medan: Hina Lambang Negara Kok Dituntut Rendah?
TRIBUN MEDAN/VICTORY HUTAURUK
Terdakwa kasus ITE status hoaks pencoblosan KPU Medan Andi Kusmana (25) dituntut rendah 1,5 tahun di Pengadilan Negeri (PN) Medan, Selasa (9/7/2019). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Terdakwa kasus ITE status hoaks pencoblosan KPU Medan Andi Kusmana (25) dituntut rendah 1,5 tahun di Pengadilan Negeri (PN) Medan, Selasa (9/7/2019).

Selain tuntutan penjara, terdakwa juga didenda Rp 2.000.000 dengan subsider 2 bulan kurungan.

"Dengan ini miminta Majelis Hakim yang mempersidangkan kasus ini untuk menghukum terdakwa Andi Kusmana yang terbukti secara sah melanggar Pasal 28 ayat (2) jo Pasal 45 a Ayat 2 UU RI No.19 tahun 2016 tentang ITE dengan hukuman penjara selama 1 tahun dan 6 bulan dengan denda Rp 2 juta dan bila tidak dibayarkan dihukum selama 2 bulan," ungkap JPU Randi Tambunan.

Tuntutan tersebut lantas membuat Hakim Ketua Erintuah Damanik heran dengan angka yang rendah tersebut.

"Kenapa hanya satu tahun enam bulan, masa presiden mu dihina dibuat satu tahun enam bulan. Lambang negara (Presiden) dihina kok," cetusnya terhadap Jaksa.

JPU Randi asal Kejati Sumut ini tampak kebingungan dan hanya menjawab. "Baik Yang Mulia," ungkapnya.

Lalu Hakim juga menegaskan terhadap terdakwa bahwa tuntutannya tersebut sangat rendah. "Udah beruntung kau ini," cetusnya dengan

Akhirnya Hakim menunda persidangan dengan pembacaan nota pembelaan (pledoi) pada pekan depan.

Seusai sidang, terdakwa Andi menyebutkan masih menginginkan hukuman yang lebih rendah. "Pengin yang lebih rendah lagi lah bang," ungkapnya sambil digiring menuju Rutan PN Medan.

Jaksa Randi saat dikonfirmasi atas permintaan Hakim menyebutkan bahwa tuntutan tersebut sudah sesuai.

Halaman
123
Penulis: Victory Arrival Hutauruk
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved