Jemaah Calon Haji dari Karo Meningkat, Binus: Jemaah akan Berangkat 29 Juli

Kalau tahun lalu itu kuota calon haji dari Kabupaten Karo hanya 36 orang, berarti sekarang meningkat hampir 85 persen.

Jemaah Calon Haji dari Karo Meningkat, Binus: Jemaah akan Berangkat 29 Juli
TRIBUN MEDAN/MUHAMMAD NASRUL
Kepala Bagian Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kantor Kementrian Agama Kabupaten Karo Binus Bancin, S.Ag, saat ditemui di ruangannya, Selasa (9/7/2019). 

TRIBUN-MEDAN.com, KABANJAHE - Pada musim haji tahun 2019 ini, sudah beberapa daerah yang memberangkatkan pada jemaahnya ke tanah suci. Diketahui, untuk Kabupaten Karo dalam waktu dekat puluhan jemaah calon haji juga akan segera diberangkatkan.

Menurut informasi dari Kepala Bagian Penyelenggaraan Haji dan Umroh, Kantor Kementrian Agama Kabupaten Karo Binus Bancin, S.Ag, untuk tahun ini jamaah calon haji dari Kabupaten Karo sebanyak 57 orang. Dirinya menyebutkan, angka tersebut lebih tinggi dari kuota yang ada pada tahun lalu.

"Kalau tahun lalu itu kuota calon haji dari Kabupaten Karo hanya 36 orang, berarti sekarang meningkat hampir 85 persen," ujar Binus, saat ditemui di ruangannya, Jalan Pahlawan Ujung, Kabanjahe, Selasa (9/7/2019).

Binus mengatakan, untuk jamaah dari Kabupaten Karo nantinya direncanakan akan berangkat ke tanah suci pada Senin (29/7/2019) mendatang. Dirinya menyebutkan, sebelumnya para jamaah akan dilepas dari Kabupaten Karo pada Minggu (28/7/2019) di Masjid Agung Kabanjahe.

"Insyaallah para jamaah nanti akan berangkat dari Masjid Agung Kabanjahe, sekira pukul 10.00 WIB. Kemudian langsung menuju Asrama Haji di Medan, nantinya di sana akan diberikan pembekalan lanjutan," katanya.

"Di sana nanti jamaah akan diberikan bimbingan seputar haji, perlengkapan selama ibadah haji seperti gelang, paspor, dan living cost setiap jamaah 1500 real. Di sana hanya tinggal pengarahan apa saja barang-barang yang boleh dibawa," tambah Binus.

Binus mengatakan, untuk jamaah dari Kabupaten Karo direncanakan akan masuk ke dalam kloter 17. Dirinya menyebutkan, nantinya jamaah dari Kabupaten Karo akan bergabung dengan jamaah dari Kabupaten Deliserdang, dan Kabupaten Mandailingnatal.

Binus menjelaskan, saat ini pihaknya telah melakukan beberapa persiapan kepada jamaah calon haji. Seperti manasik mandiri, manasik tingkat kecamatan sebanyak delapan kali, dan tingkat kabupaten dua kali pertemuan.

"Semuanya sudah kita lakukan mulai dari persiapan dokumen seperti paspor, pemeriksaan kesehatan, suntik meningitis sudah selesai, bahkan beometrik jamaah sudah selesai semuanya. Sekarang tinggal proses tepung tawar, mudah-mudahan dalam waktu dekat bisa kita laksanakan," ucapnya.

Binus mengatakan, dari seluruh jamaah yang berangkat tahun ini berasal dari berbagai kecamatan yang ada di Kabupaten Karo. Namun, sebagian besar jamaah berasal dari Kecamatan Kabanjahe dan Berastagi.

"Alhamdulillah tiap bulan bisa dikatakan ada saja jamaah yang mendaftar. Saat ini, daftar tunggu kita ada sekitar 1500 jaman lagi. Mudah-mudahan tahun depan kita dapat kuota yang lebih banyak lagi," ucapnya.

Dirinya mengungkapkan, dari 57 orang yang direncanakan akan berangkat, jamaah dengan umur tertua tercatat 80 tahun yaitu Prayitno Sembiring warga Berastagi. Sedangkan untuk jamaah termuda terdata dengan usia 23 tahun, yaitu Nurul Amalia.

(cr4/tribun-medan.com)

Penulis: Muhammad Nasrul
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved