Lawatan Sejarah Nasional, Siswa SMA Sederajat Diajak Kunjungi Tempat Bersejarah di Medan

para peserta diajak untuk mengunjungi tempat-tempat bersejarah yang ada di Sumut sebagai bagian dari simpul-simpul perekat

Lawatan Sejarah Nasional, Siswa SMA Sederajat Diajak Kunjungi Tempat Bersejarah di Medan
TRIBUN MEDAN/AYU PRASANDI
Direktur Sejarah Kemendikbud, Triana Wulandari saat pembukaan kegiatan lawatan sejarah nasional (Lasenas) di Sumatera Utara. 

TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN- Direktorat Sejarah bersama Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menyelenggarakan kegiatan lawatan sejarah nasional (Lasenas) di Sumatera Utara (Sumut).

Diadakan sejak tanggal 8 hingga 12 Juli mendatang, kegiatan Lasenas tersebut diikuti 200 peserta yang terdiri dari siswa dan siswi SMA, SMK dan MA serta guru-guru dari seluruh Indonesia dan instansi terkait.

Pada Lasenas tersebut, para peserta diajak untuk mengunjungi tempat-tempat bersejarah yang ada di Sumut sebagai bagian dari simpul-simpul perekat yang berorientasi pada nilai-nilai perjuangan dan persatuan bangsa.

Direktur Sejarah, Triana Wulandari, mengatakan, pada tanggal 10 Juli, peserta akan mengunjungi tempat bersejarah dan musem di Kota Medan seperti Musem Perkebunan Indonesia, Rumah Tjong Afie, Gedung London Sumatera, Gedung Avros, Istana Maimun dan Masjid Raya Al Mahsun.

“Kemudian juga akan mengunjungi Gudang Tembakau PTPN II di Bulucina pada tanggal 11 Juli 2019 serta beberapa tempat lainnya,” ujarnya, Selasa (9/7/2019).

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut bertujuan memberikan model pembelajaran kreatif dalam mempelajari sejarah, membangkitkan ingatan kolektif, memahami nilai kepahlawanan, merjut kesinambungan gagasan dan cita-cita perjuangan.

“Kegiatan ini juga bertujuan memperkenalkan tempat-tempat bersejarah dan mengenal lebih dekat warisan budaya bangsa guna menumbuhkan kesadaran dan melestarikan nilai–nilai kesejarahan," jelasnya.

Ia menerangkan, lawatan sejarah adalah suatu kegiatan perjalanan mengunjungi situs bersejarah yang merupakan bagian dari simpul-simpul perekat yang berorientasi pada nilai-nilai perjuangan dan persatuan untuk memperkokoh integrasi bangsa. 

“Lasenas 2019 akan mengarungi sejarah perjalanan daerah Sumut sebagai bagian dari perjalanan sejarah bangsa. Peserta diajak untuk mengenang kembali perjalanan sejarah dan perjuangan rakyat Sumut dalam melawan penjajahan dengan mengunjungi tempat-tempat yang bernilai sejarah yang berada di Sumut,” terangnya.

Ia mengatakan, kegiatan Lasenas 2019 juga akan dimeriahkan dengan lomba karya tulis sejarah tingkat SMA, SMK, MA, sederajat, dan sepuluh makalah terbaik akan mempresentasikan makalahnya, serta mendapatkan hadiah serta piagam penghargaan.

(pra/tribun-medan. com)

Penulis: Ayu Prasandi
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved