Warga Medan Tuntungan Desak Tutup TPS Ilegal Milik Pribadi di Tengah Permukiman

Jarak TPA Terjun yang jauh, membuat sopir membelokkannya ke TPS ilegal ini dan menjadi sumber pemasukan bagi si pemilik tanah.

Warga Medan Tuntungan Desak Tutup TPS Ilegal Milik Pribadi di Tengah Permukiman
Tribun Medan/Nanda Rizka Nasution
Sampah menggunung di Tempat Pemungutan Sampah (TPS) ilegal di Jalan Lapangan Golf, Ladang Bambu, Medan Tuntungan. TPS yang diketahui berasal dari lahan milik Suriani, sudah hampir 1 tahun beroperasi. 

Sebagai masyarakat yang mengalami langsung dampak lingkungan yang disebabkan, ia ingin TPS ilegal tersebut segera ditutup.

"Bagaimana lagi kalau mau dibiarkan, itu pencemaran lingkungan. Saya takut silap, berdoa sajalah, ikhtiar sudah. Kita musyawarah tidak ditanggapi, mau bagaimana lagi. Semua mobil sampah dikawal sama dia. Keluhan saya itulah. Inginnya ditutup dan cepat selesai semuanya," tuturnya.

Bukan hanya Mulawardi yang ternyata terganggu, seorang penjual nasi lemak dan lontong sayur, Ginting menuturkan, keberadaan TPS ilegal tentunya berdampak pada kesehatan warga sekitar.

"Aromanya itu loh. Ya, namanya kita di sini banyak anak-anak kecil. Sekarang musim penyakit demam berdarah (DBD), kalau bisa ya ditutup," ujarnya.

Sampah yang sudah menggunung, katanya, membuat lalat banyak. Dikhawatirkan terkena penyakit yang lain, karena sudah ada tiga orang di sekitar rumahnya yang terkena DBD dan tifus.

"Kalau pun ada pembuangan sampah, masyarakat ya harus diperhatikan agar aman dari penyakit," tuturnya.(cr17/tribun-medan.com)

Penulis: Nanda Rizka Nasution
Editor: Liston Damanik
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved