BPJS Ketenagakerjaan Serahkan Santunan Kecelakaan Kerja dan JHT untuk Ahli Waris Rp 662.225.830 Juta

Hak untuk mendapatkan JHT tujuannya untuk mengganti terputusnya penghasilan tenaga kerja karena meninggal, cacat, dan hari tua.

BPJS Ketenagakerjaan Serahkan Santunan Kecelakaan Kerja dan JHT untuk Ahli Waris Rp 662.225.830 Juta
Tribun Medan/Natalin
BPJS Ketenagakerjaan Serahkan Santunan Kecelakaan Kerja dan JHT untuk Ahli Waris Rp 662.225.830 Juta. Deputi Direktur Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Sumbagut, Umardin Lubis didampingi Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Lhoukseumawe, Abdul Hadi di Kantor Perwakilan PT Pupuk Iskandar Muda pada saat penyerahan santunan di Jalan Gajah Mada Medan. 

BPJS Ketenagakerjaan Serahkan Santunan Kecelakaan Kerja dan JHT untuk Ahli Waris Rp 662.225.830 Juta

TRIBUN-MEDAN.com - Menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan merupakan hak seluruh pekerja di Indonesia, dan perusahaan wajib untuk mendaftarkan karyawannya menjadi anggotanya.

BPJS Ketenagakerjaan melindungi pekerja dengan berbagai jaminan yang ditawarkan. Jaminan tersebut salah satunya termasuk adalah solusi persiapan masa depan untuk para pekerja di Indonesia yakni Jaminan Hari Tua (JHT)

Hak untuk mendapatkan JHT tujuannya untuk mengganti terputusnya penghasilan tenaga kerja karena meninggal, cacat, dan hari tua.

Ahli waris dari tenaga kerja Suwarno yang bekerja di PT Pupuk Iskandar Muda, Mismiati menerima santunan Kecelakaan kerja dan Jaminan Hari Tua dari BPJS Ketenagakerjaan sebesar Rp 662.225.830. Mismiati mengucapkan banyak terima kasih kepada perusahaan dan BPJS Ketenagakerjaan.

"Saya sangat berterima kasih sekali kepada perusahaan dan BPJS Ketenagakerjaan yang telah membantu proses santunan kecelakaan kerja,dan saya akan mempergunakannya untuk kelangsungan hidup keluarga," ujar Mismiati, Selasa (9/7/2019).

Baca: Rizieq Shihab - AKHIRNYA Jenderal TNI (Purn) Moeldoko dan Puan Maharani Tegaskan soal Rizieq Shihab

Baca: SETELAH Amankan Pilpres, Inilah Harapan Kapolri Tito pada Presiden Jokowi yang Memimpin 5 Tahun Lagi

Baca: Pelancong Asal Prancis Dijambret tak Jauh dari Rumah Dinas Edy Rahmayadi

Santunan ini diserahkan langsung oleh Deputi Direktur Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Sumbagut didampingi Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Lhoukseumawe, Abdul Hadi di Kantor Perwakilan PT Pupuk Iskandar Muda di Jalan Gajah Mada Medan.

Perwakilan dari PT Pupuk Iskandar Muda yang diwakili oleh Kepala Penjualan dan Distributor Sumut, Syahrial Jufri mengatakan sangat berterima kasih sekali atas proses cepat santunan yang diberikan kepada ahli waris.

Baca: Kiloan Nekat jadi Pengedar Narkoba karena Diupah Rp 100 per Bal untuk Edarkan Ganja

Baca: UPDATE Kasus Novel Baswedan - Jenderal Bintang 3 Diperiksa, Tim Pencari Fakta Sambangi Malang

Baca: LIGA 1 Hari Ini - PREDIKSI Persija vs Persib, Esteban Vizcarra Siap Tempur, Siaran Langsung Liga 1

"Allhamdulillah proses klaimnya tidak terlalu lama, dan saya akan sampaikan kepada pimpinan atas kegiatan ini, dan kami akan selalu mengikuti program-program terbaru dari BPJS Ketenagakerjaan," ujar Syahrial.

Deputi Direktur Wilayah BPJS Ketenagakerjaan, Umardin Lubis menjelaskan, bahwa Almarhum ini meninggal pada saat bekerja sehingga mendapatkan santunan jaminan kecelakaan kerja yang perhitungannya sebesar 48 kali gaji.

Baca: Sindiran Nikita Mirzani Sasar Penampakan Foto Rumah Barbie Kumalasari Dibilang Sampah Akan Dihapus

Baca: Gubernur Edy Terangkan Pentingnya Peran Polisi terhadap Kemajuan Ekonomi dan Kenyamanan Masyarakat

"Selain menerima santunan kecelakaan kerja, ahli waris juga mendapatkan jaminan hari tua yang mana uang yang di tabung oleh almarhum pada saat bekerja dan Jaminan Pensiun,” ucap Umardin.

Ia berharap santunan yang diberikan dapat dipergunakan dengan sebaiknya.

Baca: Syarat Melamar Kerja di Bank BTN dan Angkasa Pura, Simak Lowongan Kerja BUMN, Berkas yang Diperlukan

Baca: PSMS Cadangkan Aldino dan Tak Bawa Mamadou Diallo ke Cilacap, Ini Alasan Abdul Rahman Gurning

"Kami berharap dengan adanya santunan ini dapat di gunakan untuk kelangsungan hidup, sehingga tidak menimbulkan keluarga miskin baru, tidak ada istilah anak alamarhum tidak sekolah, karena BPJS Ketenagakerjaan juga memberikan bea siswa kepada salah satu anak almarhum sebesar Rp 12 juta," katanya.

(nat/tribun-medan.com)

Penulis: Natalin Sinaga
Editor: Joseph W Ginting
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved