DPRD Sumut Sasar Kemendagri Bahas Pemekaran Sumatera Tenggara, Ini Hasilnya

Sutrisno Pangaribuan yang juga Ketua Komisi D DPRD Sumut menjelaskan, selain Kemendagri pihaknya juga bertemu dengan Komisi I DPD RI.

DPRD Sumut Sasar Kemendagri Bahas Pemekaran Sumatera Tenggara, Ini Hasilnya
TRIBUN MEDAN/FATAH BAGINDA GORBY
Anggota DPRD Sumut, Sutrisno Pangaribuan. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Wacana pemekaran Provinsi Sumatera Tenggara terus bergulir. Terkini, Perwakilan DPRD Sumut beetemu dengan jajaran Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) membahas proses pemekaran tersebut.

Kepada Tribun/www.tribun-medan.com, Anggota DPRD Sumatera Utara Sutrisno Pangaribuan yang juga Ketua Komisi D DPRD Sumut menjelaskan, selain Kemendagri pihaknya juga bertemu dengan Komisi I DPD RI.

"Pada pertemuan tersebut kami mendapatkan gambaran. Sesuai arahan dari Ketua Dewan Pertimbangan Otonomi Daerah Jusuf Kalla," ujarnya, Rabu (10/7/2019).

Menurut Sutrisno, oleh karena konsenterasi pemerintah Jokowi - JK pada periode pertama adalah infrastruktur, maka proses pemekeran daerah ditunda.

"Pemerintah juga sedang merampungkan Peraturan Pemerintah (PP) sebagai pelaksana Undang Undang nomor 23 tahun 2014," katanya.

Sutrisno juga menjelaskan, prosea pemekaran Sumatera Tenggara bukan merupakan hal baru. Pemekaran tersebut telah dibahas pada paripurna DPRD Sumut tahun 2011 hingga 2013.

Sebelumnya, kata Sutrisno telah ada analisi kelayakan dari lembaga penelitian dan pengabdian masyarakat Universitas Sumatera Utara terkait pemekaran tersebut.

"Studi kelayakan tersebut dilakukan sebelas tahun tersebut dan dinyatalan layak pada saat itu," katanya.

Menurut Sutrisno wacana pemekaran provinsi yang rencananya beribukota di Padangsidempuan itu, juga terjadi akibat adanya perubahan mendasar dalam UU 32 tahun 2004 menjadi UU 23 tahun 2014.

"Dalam hal banyak kewenangan daerah yang ditarik ke provinsi, terkait SMA, kehutanan, energi, sumberdaya dan lainnya," katanya.

Halaman
12
Penulis: Fatah Baginda Gorby Siregar
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved