News Video

Pemilik Usaha Karaoke Protes ke Satpol PP: Kalau Semua di Surga, Neraka Siapa yang Isi?

Dalam video berdurasi singkat tersebut, tampak pemilik karaoke memberikan penjelasan mengenai penolakan penutupan karaoke

Pemilik Usaha Karaoke Protes ke Satpol PP: Kalau Semua di Surga, Neraka Siapa yang Isi?
Instagram @viralkamera
Pemilik usaha karaoke Dewa Music, M Muklis, saat menolak penyegelan usaha miliknya, Rabu (3/7/2019) 

TRIBUN-MEDAN.COM - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Demak mendapat perlawanan pemilik usaha karaoke Dewa Music, M Muklis, ketika akan menyegel tempat karaoke miliknya di Kelurahan Botorejo, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Demak, Rabu (3/7/2019)

Dilansir dari Tribun Jateng, M Muklis menilai Peraturan Daerah (Perda) No 11 Tahun 2018 yang telah disahkan sebelumnya, tidak berimbang.

Pasalnya aturan di dalamnya tidak menampung semua aspirasi.

"Cafe ini sudah ada sejak 8 tahun yang lalu. Sebelumnya juga terdapat cafe yang sama dan diatur oleh Perda. Tapi kok Perda kali ini begitu, lalu saya mengajukan yudisial review. Belum ada keputusan, malah sudah ada penindakan. Aturan mana yang dipakai," terangnya, Rabu (3/7/2019).

Saat ratusan petugas kemanan Kabupaten Demak mendatangi Karaoke Dewa Music, ia beserta karyawannya telah siap menyambut di depan gerbang.

Sempat terjadi adu argumen antara petugas Satpol PP Demak dan pemilik usaha hiburan beserta karyawan.

Saat diwawancarai awak media M Muklis malah mengeluarkan pernyataan mengejutkan.

Ucapan M Muklis pun mendadak viral.

Tonton videonya;

Ayo subscribe channel YouTube Tribun MedanTV

INGAT Pria Pengancam Penggal Kepala Presiden Jokowi? Menikah di Penjara tapi Tidak Bersama

PSMS Percaya Diri Hadapi Laskar Nusakambangan di Cilacap, Waspadai Aksi Mantan Pemain Ayam Kinantan

Pria Berjeket Grab Curi Sepatu Warga Satu Kompleks Kos-kosan, Aksinya Terekam CCTV. .

Dalam video berdurasi singkat tersebut, tampak pemilik karaoke memberikan penjelasan mengenai penolakan penutupan karaoke. 

"Ada rembulan ada matahari, ada surga ada neraka. Lah kalau suruh orang yang baik semua ya udah kiamat sejak dulu to pak. Neraka yang isi siapa? Orang jelek semua ya sudah kiamat sejak dulu. Iya to? Harus ada keseimbangan," kata Mukhlis.

Saat mendengar alasan Mukhlis, sejumlah warga yang berada di dekat Mukhlis sontak tertawa.

(hen/tribun-medan.com/tribun-jateng.com)

TONTON VIDEO PILIHAN;

Penulis: Hendrik Naipospos
Editor: Hendrik Naipospos
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved