Persib Akui Bisa Bangkit dan Samakan Kedudukan Usai Novri Setiawan Diusir Wasit

Persib Bandung mampu mencuri satu poin saat dijamu Persija Jakarta pada lanjutan Liga 1 2019 pekan kedelapan di SUGBK

Persib Akui Bisa Bangkit dan Samakan Kedudukan Usai Novri Setiawan Diusir Wasit
TWITTER INDOSIAR
Bek sayap kiri Persija Jakarta, Novri Setiawan, menepi dipinggir lapangan setelah menerima kartu merah saat laga melawan Persib Bandung pada pekan kedelapan Liga 1 2019. 

Persib Bandung mampu mencuri satu poin saat dijamu Persija Jakarta pada lanjutan Liga 1 2019 pekan kedelapan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Rabu (10/7/2019).

Persib Bandung memaksa hasil imbang 1-1 kontra Persija Jakarta dengan mencetak gol injury time melalui pemain pengganti Arthur Geworkyan.

Sebelumnya laga nampak akan berakhir 1-0 untuk kemenangan Persija yang sempat unggul sampai waktu normal setelah mencuri gol pembuka via Marko Simic pada menit ke-75.

Pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts menyebut bahwa kebangkitan timnya tak terlepas dari keunggulan pemain atas Persija.

Tuan rumah bermain dengan 10 pemain lantaran Novri Setiawan mendapat kartu merah setelah meluapkan emosinya dalam laga dengan menendang bola ke arah penyerang Persib, Ezechiel N'Douassel.

Kartu merah itu dikeluarkan wasit pada menit ke-78 dan membuat Persib mendapatkan momentum melakukan tekanan ke pertahanan Persib.

Hampir sepanjang laga Persija mendominasi pertandingan dan menciptakan berbagai peluang berbahaya, sementara Persib sesekali mencoba menekan.

"Kami beruntung Persija main dengan 10 pemain dan kami bisa sedikit menekan," kata Robert Rene Alberts seusai laga.

"Saya kecewa tak bisa menang dan meraih tiga poin, tetapi lumayan kami bisa mendapat satu poin," ujarnya menambahkan.

Baca Juga: Persija Vs Persib, Kapan Terakhir Maung Bandung Gagal Menang 6 Laga Beruntun?

"Karena, tentunya tak mudah bisa mendapat skor 1-1 dan membawa pulang poin dari Jakarta," katanya lagi.

Eks pelatih PSM Makassar itu juga menyebut bahwa permainan timnya tak sesuai rencana yang dia inginkan.

Menurutnya, timnya terlalu bermain direct alias kebingungan mengalirkan bola dengan memilih langsung menendang bola jauh ke depan dengan harapan bisa mencapai barisan depan Persib.

"Babak pertama kami tak main sesuai rencana, yakni main long pass itu bukan bagian rencana," tuturnya.

"Pemain kami nervous, Persija juga sangat dominan di babak petrama. Babak kedua setara, dan kedua tim bisa memainkan laga dengan baik," ucapnya.

Editor: Fahrizal Fahmi Daulay
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved