Tepung Tawari Calon Jemaah Haji, Eldin Harap Para Jemaah Jadi Haji Mabrur

Sebanyak 2.283 jamaah calon haji Kota Medan Tahun 1440 H di tepungtawari Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi MH.

Tepung Tawari Calon Jemaah Haji, Eldin Harap Para Jemaah Jadi Haji Mabrur
TRIBUN MEDAN/HO
Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi MH saat menghadiri acara Halal Bi Halal dan Pemberangkatan Haji, Selasa (9/7/2019). 

MEDAN.TRIBUNNEWS.com, MEDAN - Sebanyak 2.283 jemaah calon haji Kota Medan Tahun 1440 H di tepungtawari Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi MH. Selain tepung tawar haji, kegiatan ini juga diisi dengan Halal Bi Halal antara para jemaah calon haji dengan Pemerintah Kota Medan untuk saling bersilaturahmi.

Jemaah calon haji datang mengenakan pakaian serba putih. Pada saat acara berlangsung, para jemaah calon haji terlihat serius mendengarkan sambutan Wali Kota Medan dan ceramah dari Al Ustad H Hasbi Al Mawardi Lubis SAg MA.

Dikatakan Wali Kota, saat ini terlihat wajah-wajah jemaah calon haji tetap dipenuhi dengan senyum di tengah cuaca Kota Medan yang tidak menentu akibat pancaroba. Kesejukan terpancar jelas di wajah-wajah bersih tang dihiasi cahaya iman dan ketaqwaan yang tinggi kepada Illahi Rabbi.

"Bersyukur kita semua, akhirnya kesempatan menunaikan haji ke tanah suci Mekkah Al Mukarromah akhirnya sampai juga kepada kita setelah lama menunggu," kata Wali Kota saat menghadiri acara Halal Bi Halal dan Pemberangkatan Haji, Selasa (9/7).

Lebih lanjut, Wali Kota menjelaskan lama waktu menunggu keberangkatan untuk wilayah Kota Medan saat ini telah mencapai 15 tahun. Artinya umat islam Kota Medan yang pada hari ini baru menyetor tabungan hajinya, baru akan berangkat menunaikan kewajiban rukun islam yang kelima yaitu ibadah haji bagi yang mampu pada tahun 2034

"Lamanya waktu menunggu atau waiting list ini disebabkan karena banyaknya jemaah calon haji dari Indonesia. Sebagai begara dengan jumlah mayoritas muslim terbesar di dunia, Indonesia adalah negara penyumbang jemaah haji terbanyak setiap tahunnya," jelas Wali Kota.

Tahun 2018 lalu, tambah Wali Kota, kuota jemaah haji Indonesia mencapai 221 ribu orang jemaah, tahun ini meningkat 10 ribu menjadi 231.000 orang. Namun di sisi lain, waktu tunggu calon haji Indonesia masih cukup lama, waktu tunggu tercepat ada di daerah Seluma Bengkulu yang hanya 8 tahun, sedangkan paling lama ada di sidrap Sulawesi Selatan yang hingga mencapai 35 tahun.

"Karena itu, jemaah calon haji yang hadir pada hari ini adalah insan yang sangat beruntung karena mampu memenuhi panggilan sang Khaliq Berangkat Haji," ujarnya.

Dalam kesempatan ini, Wali Kota Medan tidak lupa mengingatkan kepada jemaah calon haji untuk selalu menjaga kesehatan selama melaksanakan ibadah haji. Cuaca di tanah air berbeda jauh dengan cuaca di tanah suci yang saat ini diberitakan sangat panas.

"Perbanyaklah minum air putih, tertama air zam-zam yang penuh berkah agar tubuh tidak mengalami dehidrasi. Insya Allah dengan kondisi tubuh yang prima, segala ibadah akan dapat terlaksana secara lebih sempurna," pesannya.

Kemudian, Wali Kota Medan bersama Wakil Wali Kota Medan Ir Akhyar Nasution MSi serta Sekretaris Daerah Kota Medan Ir Wiriya Al Rahman MM menepung tawari jemaah calon haji dan memberikan cendera mata berupa pulut berbalai kepada jemaah calon haji tertua ibu Siti Nuraini Harahap 89 tahun dan juga jemaah calon haji termuda Raja Habib Suwanda Siregar 20 tahun.

Sementara itu, Al Ustad H Hasbi Al Mawardi Lubis SAg MA menjelaskan untuk menjadi yang mabrur, usai melaksanakan ibadai haji, para jemaah harus merubah kebiasaan buruk mereka serta dapat lebih meningkatkan ibadahnya.

"Nantinya para jemaah harus mempu mengubah tabiat mereka jadi bukan hanya pada saat di Makkah saja tetapi saat pulang ke Tanah Air harus tetap sama dan juga ibadahnya harus lebih di tingkatkan misalnya kaum laki-laki harus shalat di masjid," jelasnya.(KR)

Editor: Ismail
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved