Truk Tangki Masuk Jurang di Lae Pandaroh Dairi, Sopir Belum Ditemukan

Barisan pepohonan yang berada di bawah jurang telah bertumbangan. Polisi telah memberi garis polisi di bibir jurang.

Truk Tangki Masuk Jurang di Lae Pandaroh Dairi, Sopir Belum Ditemukan
TRIBUN MEDAN
Warga mengerumuni bibir jurang Lae Pandaroh, Kecamatan Sitinjo, Kabupaten Dairi, Rabu (10/7/2019) malam. Dikabarkan sebuah truk tangki terperosok ke dalam jurang tersebut. Polisi bersama BPBD telah berada di lokasi untuk mencari sopir dari truk nahas tersebut. 

TRIBUN-MEDAN.COM, DAIRI - Truk tangki masuk jurang di kawasan Lae Pandaroh, Kecamatan Sitinjo, Kabupaten Dairi, Rabu (10/7/2019) petang.

Pantauan Tribun Medan di lokasi sekitar pukul 21.00 WIB, masyarakat telah berkerumun di bibir jurang.

Di aspal sekitar bibir jurang, tak tampak ada bekas pengereman ban atau semacamnya. Yang ada hanyalah pecahan lampu, kain lap, dan sepatu yang diduga berasal dari truk.

Dari atas bibir jurang, juga tak tampak ada truk. Diduga truk telah terperosok sangat dalam.

Barisan pepohonan yang berada di bawah jurang telah bertumbangan. Polisi telah memberi garis polisi di bibir jurang.

"Jurang ini dalam. Mungkin ada 100 meter kedalamannya. Di bawah ada sungai," ujar Iwan, warga yang ditemui di lokasi.

Kanit Turjawali Sat Lantas Polres Dairi, Ipda JP Karosekali mengatakan, kejadian tersebut ditaksir berlangsung antara pukul 18.30 WIB - 19.00 WIB.

Pihaknya mengetahui kecelakaan ini setelah mendapat laporan dari masyarakat.

"Ditaksir kejadian berlangsung sekitar waktu maghrib. Saat kita tiba di sini, masyarakat sudah ramai," ujarnya.

Karosekali mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan BPBD Dairi untuk turun ke dasar jurang guna mengecek langsung truk.

Alhasil truk berhasil ditemukan. Namun, tidak dengan sopirnya.

"Ada empat orang personel BPBD di jurang. Laporan terakhir, kondisi truk telah tertimbun tanah," lanjutnya.

Karosekali menambahkan, upaya pencarian sopir truk tersebut akan terus dilakukan.

"Belum ada arahan dari atasan, jadi pencarian terus dilanjutkan. Kendala kita, karena suasana sudah gelap," pungkas Karosekali.

(cr16/tribun-medan.com)

Penulis: Dohu Lase
Editor: Royandi Hutasoit
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved