Atlet Nasional Ramaikan JAPFA Table Tennis Championship 2019
Sebanyak 269 petenis meja turut ambil bagian pada JAPFA Table Tennis Championship ke-9 tahun 2019
Penulis: Chandra Simarmata |
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Sebanyak 269 petenis meja turut ambil bagian pada JAPFA Table Tennis Championship ke-9 tahun 2019 yang digelar dari tanggal 10 - 11 Juli di Pardede Hall Medan.
Sekum Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Sumut Erman Barna selaku panitia pelaksana pertandingan mengatakan, JAPFA Table Tennis Championship merupakan event rutin yang digelar di lingkungan JAPFA dan Tahun ini Kota Medan dipilih menjadi tuan rumah.
"JAPFA ini memang setiap dua tahun sekali melaksanakan kejuaraan tenis meja. Dua tahun yang lalu tuan rumah Semarang. Tahun ini Medan tuan rumah," ujarnya kepada Tribun Medan, Kamis (11/7/2019).
Erman menjelaskan, Para peserta yang mengikuti event ini, merupakan karyawan dari seluruh cabang perusahan JAPFA baik di dalam dan diluar negeri termasuk juga anak-anak perusahaan.
Selain itu, event ini juga diikuti sejumlah pemain nasional Indonesia seperti yang mewakili perusahaan JAPFA dari kota berbeda.
Diantaranya Muhammad Luki Purkani, David Jacob (JCI SDA Jatim), Yon Mardiyono (So Good Food), Donny Parasetya Aji (PT Suri Tani Pemuka), Gilang (JCI Makassar), Ficky Supit Santoso (PT AJI Medan) serta pemain andalan Sumut Ahmad Suhaimi (PT AJI Medan) serta Donald Jackson (JCI SDA Jatim.
"Event tenis meja ini dibagi ke dalam 6 kategori yakni beregu, eksekutif, tunggal di atas 50, tunggal putra di bawah 50 tahun, pemain professional PON dan pemain professional Porprov/Porda dari masing-masing provinsi yang memperkuat perusahaan JAPFA," terangnya.
Lebih lanjut kata Erman, Digelarnya event ini, untuk tetap membudayakan olahraga bagi para karyawan JAPFA dan juga melahirkan prestasi.
Namun Erman berharap ke depan kalau bisa event besar seperti JAPFA Table Tennis Championship ini bisa diperluas dan diikuti perusahaan lain yang ada di Sumut, supaya turut meningkatkan prestasi tenis meja Sumut.
"Jadi ini bukan open, tapi cabang perusahan diperbolehkan memasukkan pemain kuat yang bisa diambil dari PON, Porda dan lainnya. Hadiahnya berbentuk uang, dengan total ratusan juta rupiah juga. Ada bonus juga. Ya ke depan harapannya pesertanya diperbanyak," pungkasnya.
Diwawancara terpisah, Luki Purkani, atlet pelatnas Jakarta yang turut berlaga mewakili JAPFA Sidoarjo mengatakan cukup senang bisa bertanding. Apalagi di event ini banyak senior-seniornya yng turut jadi peserta.
"Ya buat mengasah skill juga soalnya banyak juga senior yang main. Buat mupuk karir juga bagus," ujar atlet putra yang juga membela Indonesia di Asian Games 2018 lalu ini.
Lebih lanjut kata petenis meja kelahiran 5 Januari 1999 ini, ajang JAPFA menjadi uji coba baginya yang akan mengikuti sejumlah event tahun ini.
Dia pun berharap nantnya kembali dipanggil pelatnas untuk persiapan SEA Games Filipina.
"Ini jadi try out juga bagi saya biar tahu kelemahan. Setelah ini akan ikut Kapolda Bali Cup 2019," kata Peraih medali perunggu kategori beregu SEA Games 2017 di Malaysia ini.
(cr11/Tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/dua-petenis-meja-saat-berlaga-di-japfa-table-tennis-championship.jpg)