Kecelakaan Maut Terjadi Beruntun, Kapolres Dairi akan Gencarkan Penyuluhan ke Sopir Truk dan Bus

Akibar kecelakaan ini, seorang penumpang bernama Lasmaria br Napitupulu meninggal dunia dan sedikitnya 35 penumpang

Kecelakaan Maut Terjadi Beruntun, Kapolres Dairi akan Gencarkan Penyuluhan ke Sopir Truk dan Bus
TRIBUN MEDAN/DOHU LASE
Warga mengerumuni TKP truk tangki masuk jurang di kawasan Lae Pandaroh, Kecamatan Sitinjo, Kabupaten Dairi, Kamis (11/7/2019) sore. 

TRIBUN-MEDAN.COM, DAIRI - Polres Dairi masih terus mendalami faktor penyebab dari sejumlah kasus kecelakaan maut yang terjadi di wilayah hukumnya akhir-akhir ini.

Kecelakaan pertama, antara dua bus Isuzu Elf pengangkut rombongan pesta dari Pematang Siantar dengan truk pengangkut getah karet asal Aceh di kawasan hutan lindung Lae Pondom, Kecamatan Silahisabungan, Kabupaten Dairi, Rabu (10/7/2019) sekitar pukul 10.30 WIB.

Akibar kecelakaan ini, seorang penumpang bernama Lasmaria br Napitupulu meninggal dunia dan sedikitnya 35 penumpang lainnya mengalami luka-luka

Kecelakaan kedua, truk tangki pengangkut Crude Palm Oil (CPO) masuk jurang di kawasan Lae Pandaroh, Kecamatan Sitinjo, Kabupaten Dairi, Rabu (10/7/2019) petang.

Sopir dari truk tersebut, Rasmin (44), pria warga Dusun I, Desa Alur Gadung, Kecamatan Sawit Seberang, Kabupaten Langkat, meninggal dunia.

Sebelumnya pun, pada Selasa (9/7/2019) sekitar pukul 18.30 WIB, dua warga penunggang sepeda motor menjadi korban tabrak lari di jalan Sidikalang-Parongil, Desa Sumbul, Kecamatan Berampu, Kabupaten Dairi.

Keduanya ialah ibu dan anak, Esdi Nauli br Manalu (48) dan Erlina br Tampubolon (16). Mereka meninggal dunia di tempat usai dilindas mobil.

Kapolres Dairi AKBP Erwin Wijaya Siahaan mengatakan, hasil penyelidikan sementara, kasus kecelakaan pertama dan kedua disebabkan faktor lalai alias human error.

Erwin mengatakan, pada kasus kecelakaan pertama, baik sopir truk, maupun para sopir kedua bus pengangkut rombongan pesta, sama-sama melaju dalam kecepatan tinggi.

"Kecelakaan pertama itu karena mengejar waktu cepat sampai di tujuan, sehingga sopir memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi," kata Erwin via selulernya, Kamis (11/7/2019) sore.

Halaman
12
Penulis: Dohu Lase
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved