Menangis Saat Bacakan Pledoi, Bupati Remigo Blak-blakan Soal Kasus yang Menimpanya

Remigo dituntut 8 tahun penjara atas dugaan kasus korupsi sebesar Rp 1,23 miliar dengan denda sebesar Rp 650 juta dengan subsider 6 bulan kurungan.

Menangis Saat Bacakan Pledoi, Bupati Remigo Blak-blakan Soal Kasus yang Menimpanya
TRIBUN MEDAN / VICTORY ARRIVAL
Bupati Nonaktif Pakpak Bharat Remigo Yolando Berutu Remigo Yolando Berutu Dicium Sang Istri usai disidang di Pengadilan Tipikor Medan, Kamis (11/7/2019). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Bupati Nonaktif Pakpak Bharat Remigo Yolando Berutu menangis saat membacakan nota pembelaan (pledoi) di Pengadilan Tipikor Medan, Kamis (11/7/2019).

Dimana sebelumnya Remigo dituntut 8 tahun penjara atas dugaan kasus korupsi sebesar Rp 1,23 miliar dengan denda sebesar Rp 650 juta dengan subsider 6 bulan kurungan.

Juga dicabut hak politiknya selama 4 tahun setelah menjalani sidang pokoknya.

Dalam pembacaan tuntutannya yang berapi-api, Remigo tampak mengenakan batik cokelat lengan panjang.

Di pertengahan pembelaanya, Pria 49 tahun ini tak sanggup menahan air matanya saat membacakan pledoi tentang istrinya dan anak-anaknya.

"Kepada istriku Made Tirta Kusuma Dewi. Aku berharap kamu kuat dan tabah dalam menghadapai prahara ini. Serta menjalani kehidupan ini kedepan menjalani hukuman, merawat anak-anak hingga dewasa. Semoga Tuhan memberikanmu kekuatan, menjalani proses yang sangat panjang ini kedepan. Sungguh situasi yang tidak dapat saya bayangkan, hati ini melihat kalian berjuang sendiri," ungkapnya dengan terisak-isak.

Remigo juga meminta kepada anak-anaknya untuk kuat menghadapi kasus yang menimpanya.

"Dan kepada anak-anakku maafkan papa, telah membuat kalian menderita. Papa berdoa supaya kalian bisa hidup jauh lebih baik. Semoga Tuhan memberikan kesempatan kepada kita untuk kembali dengan keadaan yang lebih baik," pungkasnya.

Sontak tangis keras Remigo membuat beberapa wanita yang didominasi masyarakat Pakpak Bharat juga ikut menangis.

Bahkan juga terlihat istri bupati, Made Tirta juga terseduh-seduh menangis saat melihat suaminya tersebut.

Halaman
123
Penulis: Victory Arrival Hutauruk
Editor: Royandi Hutasoit
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved