Perang Suku di Papua Nugini, Wanita Hamil dan Anak Kecil Dimutilasi

Mereka semua terdiri dari anak-anak dan dua ibu hamil yang jasadnya sudah disebut tak berbentuk lagi.

Perang Suku di Papua Nugini, Wanita Hamil dan Anak Kecil Dimutilasi
ABC News
Jenazah perempuan dan anak-anak yang dibantai dalam perang antar suku di Papua Nugini. 

TRIBUN-MEDAN.com-Perang suku yang sedang terjadi di Papua Nugini makin tak terkendali.

Beredar foto terkait para korban dari pembataian masal yang terjadi akibat perang suku di Papua Nugini.

Parahnya, justru anak-anak dan wanita hamil yang jadi korban pembantaian tersebut.

Mereka semua terdiri dari anak-anak dan dua ibu hamil yang jasadnya sudah disebut tak berbentuk lagi.

Pembantaian masal ini terjadi di desa Karida, provinsi Hela.

Petugas medis setempat, Philip Pimua mengatakan serangan tersebut terjadi di pagi hari.

"Saya bangun pagi dan akan memasak, lalu tiba-tiba ada suara tembakan. Saya juga melihat beberapa rumah sudah terbakar," ungkap Phimua.

"Saya lalu kabur saat itu juga dan bersembunyi di semak-semak. Ketika keadaan nampak aman dan saya kembali, sudah ada mayat yang terpotong-potong di desa itu," tambahnya.

Jasad para korban menjadi sangat sulit dikenali gara-gara para pelaku memutilasinya menjadi beberapa potongan.

Meski begitu, Phimua tetap mengenali beberapa diantaranya.

 

Halaman
1234
Editor: Liston Damanik
Sumber: GridHot.id
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved