Soal Banjir di Medan, Gubernur Edy Mengaku Kecewa pada Lurah di Kota Medan

"Sewaktu saya menelusuri sungai, lemari pun hanyut disana. Pak lurah jangan ketawa, itu rakyat anda," ujar Edy.

Soal Banjir di Medan, Gubernur Edy Mengaku Kecewa pada Lurah di Kota Medan
TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR
Sejumlah bocah bermain air saat banjir merendam pemukiman penduduk di pinggiran Sungai di Jalan Luku I, Medan, Sabtu (22/6/2019). Banjir kiriman akibat debit air di hulu tinggi, menyebabkan ratusan rumah di pinggiran sungai tersebut terendam banjir dengan ketinggian mencapai 1,5 meter. 

TRIBUN MEDAN.com-Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi memimpin rapat sosialisasi kebersihan dan masalah banjir yang selama ini melanda Kota Medan, di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur, Kota Medan, Kamis (11/7/2019).

Rapat dihadiri seluruh Forkompinda yang ada di pemerintah Provinsi Sumatera Utara. Tidak hanya para jajaran Forkompinda, Edy Rahmayadi juga mengundang para ahli-ahli sungai dan perairan. Hadir juga pengamat lingkungan Jaya Arjuna.

Edy Rahmayadi meminta masalah banjir dan sampah di Kota Medan segera diselesaikan. Dirinya prihatin dengan kondisi saat ini Kota Medan yang jauh ketinggalan dengan Kota Surabaya.

Baca: Foto-Foto Ratusan Rumah di Kota Medan Terendam Banjir

Baca: Air Sungai Deli Meluap, Puluhan Rumah di Jalan Samanhudi Dikepung Banjir

Baca: Antisipasi Banjir, Drainase di Jalan Setia Budi dan Jalan Bukit Barisan Diperbaiki

"Air sungai kita sudah sangat tercemar dan tidak bisa dimanfaatkan," kata Edy Rahmayadi dengan pelantang suara.

Mantan Pangkostrad ini pada saat menyampaikan ungkapannya itu kecewa dengan para lurah yang ada di Kota Medan lantaran masih belum melakukan aturan terkait larangan buang sampah sembarangan.

"Sewaktu saya menelusuri sungai, lemari pun hanyut disana. Pak lurah jangan ketawa, itu rakyat anda," ujarnya.

Rapat sosialisasi kebersihan dan masalah banjir yang selama ini melanda Kota Medan, di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur, Kota Medan, Kamis (11/7/2019).
Rapat sosialisasi kebersihan dan masalah banjir yang selama ini melanda Kota Medan, di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur, Kota Medan, Kamis (11/7/2019). (Tribun Medan/Satia)

Lalu, dirinya mengatakan sudah menganggarkan miliran rupiah untuk melakukan perbaikan seluruh daerah pinggiran sungai di kota Medan.

"Kita sudah menganggarkan Rp 12,4 miliar untuk pematokan sepanjang sungai," jelasnya.

Selanjutnya, ia mengatakan akan merelokasikan warga yang berada tinggal di pinggiran sungai di kota Medan.

"Nanti yang tinggal di daerah wilayah sungai akan dipindahkan. Saya minta dengan segala hormat," ungkapnya.

Edy mengaku sudah meminta kepada jajaran untuk menyiapkan lahan yang akan dibangun rumah susun bagi warga pinggiran sungai. (cr19/tribun-medan.com)

Penulis: Satia
Editor: Liston Damanik
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved