AKHIRNYA Pembobol Brankas 15 Kilogram Perhiasan Senilai Rp 7,7 Miliar Diciduk, Ini Harapan Haji Musa

AKHIRNYA Pembobol Brankas 15 Kilogram Perhiasan Senilai Rp 7,7 Miliar Diciduk, Ini Harapan Haji Musa

AKHIRNYA Pembobol Brankas 15 Kilogram Perhiasan Senilai Rp 7,7 Miliar Diciduk, Ini Harapan Haji Musa
ISTIMEWA/POLRES MINAHASA/TRIBUN MANADO/ANDREAS RUAUW
Kasus Pencurian Senilai Rp 7 M di Toko Emas Subur Langowan Mulai Temukan Titik Terang. (ISTIMEWA/POLRES MINAHASA/TRIBUN MANADO/ANDREAS RUAUW) 

AKHIRNYA Pembobol Brankas 15 Kilogram Perhiasan Senilai Rp 7,7 Miliar Diciduk, Ini Harapan Haji Musa

Ia merupakan satu dari lima orang komplotan aksi pencurian di toko Emas Subur, pada Selasa (28/05/2019) pukul 02.00 Wita.

TRIBUN-MEDAN.com - Perburuan pelaku pencurian di Pasar Lama, Desa Amongena II Kecamatan Langowan Timur, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara (Sulut), mulai memperoleh titik terang.

Pencurian itu tepatnya terjadi di Toko Emas Subur Langowan.

Pasalnya, salah satu pelaku sudah berhasil diamankan pihak Resmob Polda Sulut yang bekerja sama dengan Sat Reskrim Polres Minahasa.

Ia merupakan satu dari lima orang komplotan aksi pencurian di toko Emas Subur, pada Selasa (28/05/2019) pukul 02.00 Wita.

Kasat Reskrim Polres Minahasa Muhammad Fadly membenarkan hasil penangkapan tersebut.

"Saat ini pelaku masih sedang kami dalami untuk dilakukan penyidikan," katanya saat dihubungi Tibunmanado.co.id, Kamis (11/07/2019).

Mendengar kabar tersebut Haji Musa Halid dan Haja Siti Jawang Nur bersama dengan anaknya Heriani Musa langsung berdoa dan bersyukur kepada Tuhan sambil berharap agar barang yang dicuri bisa cepat kembali.

"Menurut informasi dari polisi salah satu pelaku sudah membangun rumah.

Halaman
1234
Editor: Randy P.F Hutagaol
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved