BNN Sita Aset Bandar Narkoba Senilai Rp 6 Miliar, Masih Kembangkan Harta Tarmizi Lainnya

pengungkapan kasus pencucian uang ini bermula saat BNN melakukan penangkapan sejumlah kurir narkoba di Tanjungbalai Asahan dan Medan pada 2-3 Juli.

BNN Sita Aset Bandar Narkoba Senilai Rp 6 Miliar, Masih Kembangkan Harta Tarmizi Lainnya
TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR
Petugas Badan Narkotika Nasional (BNN) berjaga di samping tersangka kasus Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) peredaran narkoba saat gelar kasus, di Kantor BNN Sumatera Utara, Medan, Jumat (12/7/2019). BNN bersama Polda Sumut berhasil mengungkap kasus TPPU hasil peredaran narkoba serta menangkap tiga orang tersangka dengan barang bukti uang tunai Rp2,5 Miliar dan aset lainnya senilai Rp3,5 Miliar. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Badan Narkotika Nasional (BNN) kembali mengungkap bisnis narkoba yang disertai tindak pidana pencucian uang (TPPU). 

Kali ini, seorang bandar narkoba bersama anak dan menantunya diamankan dengan aset yang disita mencapai hampir Rp 6 miliar.

Direktur TPPU BNN, Brigjen Pol Bahagia Dachi mengatakan, pengungkapan kasus pencucian uang ini bermula saat BNN melakukan penangkapan sejumlah kurir narkoba di Tanjungbalai Asahan dan Medan pada 2-3 Juli 2019 lalu. 

“Tim BNN sempat melalukan kejar-kejaran dengan para kurir dari Tanjungbalai hingga Batubara. Dalam operasi ini, BNN berhasil menyita barang bukti 81,8 kg narkotika jenis sabusabu dan 102.657 butir pil ekstasi berbentuk minion dan lego,” kata Dachi di BNNP Sumut, Jumat (12/7/2019).

Baca: Berita Foto: BNN Ungkap Kasus Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) Hasil Peredaran Narkoba

Barang bukti enam unit mobil diamanakan petugas Badan Narkotika Nasional (BNN) saat gelar kasus Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) peredaran narkoba saat gelar kasus, di Kantor BNN Sumatera Utara, Medan, Jumat (12/7/2019). BNN bersama Polda Sumut berhasil mengungkap kasus TPPU hasil peredaran narkoba serta menangkap tiga orang tersangka dengan barang bukti uang tunai Rp2,5 Miliar dan aset lainnya senilai Rp3,5 Miliar.
Barang bukti enam unit mobil diamanakan petugas Badan Narkotika Nasional (BNN) saat gelar kasus Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) peredaran narkoba saat gelar kasus, di Kantor BNN Sumatera Utara, Medan, Jumat (12/7/2019). BNN bersama Polda Sumut berhasil mengungkap kasus TPPU hasil peredaran narkoba serta menangkap tiga orang tersangka dengan barang bukti uang tunai Rp2,5 Miliar dan aset lainnya senilai Rp3,5 Miliar. (TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR)

Dachi menjelaskan bahwa delapan orang tersangka juga diamankan dalam operasi penangkapan.

Petugas kemudian melakukan pengembangan dan menangkap salah satu bandar narkoba, Tarmizi di Tanjungbalai, Asahan.

Dia ditangkap bersama anaknya Hanafi dan menantunya Amiruddin.

Tarmizi diketahui sebagai salah satu kaki tangan bandar besar narkoba jaringan Malaysia.

“Saat ini, tiga orang ini dijadikan  tersangka kasus narkoba, juga dikenakan pasal pencucian uang dari hasil penjualan narkoba. Petugas berhasil menyita uang tunai dari rekening pelaku senilai Rp2,5 miliar, termasuk aset berupa rumah pribadi di Tanjungbalai dan Medan dan rumah kos-kosan. Petugas menyita enam unit mobil dari tangan tersangka. Total aset yang disita senilai hampir Rp6 miliar,” urainya.

Dalam kasus ini, Tarmizi melibatkan istri, anak dan menantunya untuk menampung uang hasil penjualan narkoba dengan membuka rekening di sejumlah bank. 

Halaman
12
Penulis: M.Andimaz Kahfi
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved