Isak Tangis Keluarga dan Calhaj Mewarnai Keberangkatan Kloter Pertama Haji Embarkasi Medan

Banyak jemaah haji dan keluarga yang tak kuasa menahan tangis, saat para jamaah calon haji mulai naik ke bus

Isak Tangis Keluarga dan Calhaj Mewarnai Keberangkatan Kloter Pertama Haji Embarkasi Medan
TRIBUN MEDAN/M ANDIMAZ
Keberangkatan para calon jemaah haji Kloter Pertama Haji Embarkasi Medan diwarnai isak tangis keluarga maupun jemaah, Jumat (12/7/2019). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Suasana haru mewarnai keberangkatan 388 jemaah calon haji (calhaj) kloter pertama Embakasi Medan, pada Jumat (12/7/2019) sore.

Banyak jemaah haji dan keluarga yang tak kuasa menahan tangis, saat para jamaah calon haji mulai naik ke bus yang telah disiapkan panitia haji.

Para jemaah calon haji mulai diberangkatkan dari Asrama Haji Medan menuju Bandara Kualanamu di Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara.

Selepas maghrib, para tamu Allah tersebut akan bergerak menuju Jeddah, Arab Saudi, untuk menunaikan ibadah suci itu.

Suasana haru, pecah begitu petugas haji membacakan doa talbiyah.

Beberapa jemaah tak kuasa meneteskan air mata sambil melafaskan "Labbaika allahumma labbaik, labbaika laa syariika laka labbaik. innal hamda wan ni'mata laka wal mulka laa syariilak".

Suasana kian haru ketika salah seorang jemaah perempuan, Jaliyah Dorem Usman yang berusia 98 tahun dibawa ke depan oleh panitia, menjumpai Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi yang melepas keberangkatan kloter pertama tersebut.

"Doakan kami di sini, Bu," pesan Edy.

Jemaah perempuan asal Medan tersebut terpaksa harus menggunakan alat bantu kursi roda selama menjalankan ibadah haji, lantaran usianya telah senja. Ia menunaikan rukun Islam kelima itu ditemani anaknya.

Satu per satu jamaah calon haji kemudian naik ke bus. Di luar, keluarga telah menunggu untuk melepas keberangkatan mereka.

Halaman
12
Penulis: M.Andimaz Kahfi
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved