News Video

Polda Sumut Gagalkan Perdagangan Manusia, Petugas Amankan 25 WNI yang Hendak Dikirim ke Malaysia

Subdit IV Renakta DitKrimum Polda Sumut membongkar praktik penyelundupan atau perdagangan manusia ke Malaysia

Polda Sumut Gagalkan Perdagangan Manusia, Petugas Amankan 25 WNI yang Hendak Dikirim ke Malaysia
Tribun Medan
Wadir Krimum Polda Sumut AKBP Donald Simanjuntak (baju biru) saat memaparkan kasus penjualan manusia ke Malaysia, Jumat (12/7/2019). 

TRIBUN-MEDAN.com - Subdit IV Renakta DitKrimum Polda Sumut membongkar praktik penyelundupan atau perdagangan manusia ke Malaysia.

Wadir Krimum Polda Sumut AKBP Donald Simanjuntak saat melakukan paparan menceritakan pihaknya mengungkap kasus ini berdasarkan informasi dari masyarakat di Kecamatan Teluk Nibung, Kota Tanjungbalai.

Mendapat informasi adanya perdagangan manusia, kata Donald Simanjuntak, pada Rabu (10/7/2019) personel Subdit IV Renakta DitKrimum Polda Sumut langsung melakukan penyelidikan.

Petugas mengamankan 25 orang WNI tanpa dilengkapi dokumen resmi akan diberangkatkan ke Malaysia dengan kapal mesin 6 piston yang diduga disewa oleh Amir.

"Kita mengamankan Amirullah Abdullah di Terminal Bus KUPJ Jalan Sudirman Kota Tanjungbalai yang diduga merupakan agen yang mencari TKI ilegal yang akan dibawa ke Malaysia tanpa paspor," terang Donald.

Video lengkapnya;

Ayo subscribe channel YouTube Tribun MedanTV

Rekaman Video saat Unit Tipikor Polda Sumut Lakukan OTT di Siantar, 16 Pegawai Dibawa Pakai Angkot

Politisi Malaysia Ditangkap dengan Tuduhan Pemerkosaan Asisten Rumah Tangga Asal Indonesia

Dari 25 orang yang diamankan, kata Donald, 19 laki-laki dan 6 orang perempuan.

Secara rinci, 9 orang asal Sumut (4 laki-laki dan 5 Perempuan), 2 orang asal Sulawesi (laki-laki), 4 orang asal Aceh (3 laki-laki, dan 1 perempuan), 1 orang asal Riau (laki-laki), dan 9 orang asal Jambi (laki-laki).

Kepada petugas, Amirullah Abdullah mengaku dirinya mengutip per orang untuk diberangkatkan ke Malaysia sebesar Rp 2,2 Juta sampai 2,3 Juta.

"Itu sudah termasuk uang pemberangkatan dari Sergai ke Malaysia dan uang makan mereka selama perjalanan," kata Donald.

Selain Amirullah Abdullah, petugas kepolisian juga mengejar dua pelaku lain dan sudah masuk daftar pencarian orang (DPO), yaitu Amir dan Samsul.

(akb/tribun-medan.com)

Penulis: Sofyan Akbar
Editor: Hendrik Naipospos
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved