VIDEO: Alusi Tao Toba Jamu Makan Ikan Mas Arsik Tim Gramedia Asri dan Narasumber Literasi Nusantara

Jamuan makan ala budaya itu disuguhkan Togu Simorangkir Pendiri Yayasan Alusi Tao Toba didampingi, Biston Manihuruk ibunda Togu.

VIDEO: Alusi Tao Toba Jamu Makan Ikan Mas Arsik Tim Gramedia Asri dan Narasumber Literasi Nusantara
Tribun Medan
Jamuan makan tim Literasi Nusantara dengan menu ikan mas arsik khas budaya Batak, Jumat (12/7/2019) 

TRIBUN-MEDAN.COM, SAMOSIR - Yayasan Alusi Tao Toba menjamu tiga narasumber Literasi Nusantara dan Tim PT Gramedia Asri di Lopo Hotel Internasional, Tomok, Danau Toba, Kabupaten Samosir, Jumat (12/7/2019).

Jamuan makan ala budaya itu disuguhkan Togu Simorangkir Pendiri Yayasan Alusi Tao Toba didampingi, Biston Manihuruk ibunda Togu.

Yayasan Alusi Tao Toba merupakan sebuah yayasan yang tak henti-hentinya menjalankan program Tao Toba Membaca. Program ini dilakukan dengan mendirikan Sopo Belajar atau bisa juga disebut sebagai Perpustakaan terapung.
 

Ketika memberikan makanan ala budaya mengucapkan selamat datang. 

"Kami yayasan Alusi Tao Toba memberikan ikan sebagai tanda selamat datang kepada Kompas ucapan terimakasih kita kepada Tim Gramedia. Inilah acara adat Batak yang tertinggi kepada orang-orang yang terhormat," ujar Togu sambil memberikan ikan Mas Arsik kepada Tim Gramedia dan Tiga pembicara literasi itu.

Adapun tiga narasumber yakni, Nestor Rico Tambunan atau yang biasa disebut Nestor Katanya (penulis skenario Si Doel Anak Sekolahan), yang telah mengisi 'Workshop Menulis Kreatif'. Juga Butet Manurung (pendiri Sokola Rimba) me gisi Workshop Pendidikan Alternatif dan Pelatihan Guru. SelanjutnyaMaman Suherman (Penulis dan Pegiat Literasi) yang mengisi seminar Literasi Digital dan Cara Menanggulangi Hoax.
 

Maman Suherman yang didaulat menjadi pembicara itu mengaku memiliki kesan tersendiri atas jamuan ala budaya itu. Baginya penyambutan dengan makan siang ala budaya Batak itu bermakna filosofis, sprititual, dan semangat.
 

"Nah, hari ini kami dari Jakarta disambut Bang Togu dengan keluarga untuk menikmati arsik. Sesuatu yang sudah kenal namanya dari dulu dan saya ketahui itu adalah pelayanan terhadap tamu. Berarti, nilai budayanya, nilai spiritualnya, nilai nostalgianya, nikai ritualnya menyatu dalam kegiatan hari ini," jelasnya.

(jun/Tribun-Medan.com)

Penulis: Arjuna Bakkara
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved