Kisah Penarilk Becak Alami Kebutaan Setelah Ditabrak, Hingga Kini Pelaku Belum Ditangkap Polisi

Pria bertubuh gempal ini mengatakan, pasca kejadian, tim dokter yang menanganinya memberi cairan pembersih mata.

Kisah Penarilk Becak Alami Kebutaan Setelah Ditabrak, Hingga Kini Pelaku Belum Ditangkap Polisi
TRIBUN MEDAN / FADLI
Alwi menunjukkan bukti laporan polisi, Minggu (14/7/2019). 

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Alwi Syahputra (42), yang berprofesi sebagai supir becak bermotor (Betor), kini mengalami kebutaan pasca ditabrak mobil pickup.

Kejadian tersebut terjadi di Jalan Medan-Batangkuis, pada Sabtu (4/5/2019) lalu.

Pria yang mengaku warga Jalan Pusaka Pasar XIII, Kampung Kolam, Kecamatan Percutseituan, menceritakan kepada Tribun Medan kronologis kejadian yang dialaminya.

Saat itu dirinya mencari sewa dari arah Batang Kuis menuju arah ke Tembung pasar X.

Sesampainya di Jalan Medan-Batangkuis, didekat toko sembako, Kecamatan Percutseituan, dirinya ditabrak dari belakang oleh mobil Pickup dengan nomor BK 9689 MP.

"Seingat saya kejadian tersebut sekitar pukul 02.00 WIB. Kejadian begitu cepat. Karena usai ditabrak dari belakang, saya tidak tahu apa-apa. Saya sadar sudah di RS Pirngadi," ungkapnya didampingi sang istri, Nani.

Alwi yang akrab disapa Boy mengatakan, bahwa dirinya sadar sekitar pukul 10.00 WIB, di ruang ICU.

"Saat itu luka saya sudah dibersihkan. Sekitar pukul 12.00 WIB saya baru menjalani operasi dibagian kepala, pelipis mata kiri. Kalau kata dokter ada 40 jahitan, pelipis mata saya patah," jelasnya.

Pria bertubuh gempal ini mengatakan, pasca kejadian, tim dokter yang menanganinya memberi cairan pembersih mata.

Setelah tetesan keempat dirinya sudah tidak bisa melihat sama sekali.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Fadli Taradifa
Editor: Royandi Hutasoit
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved