News Video

VIDEO: Kerajinan Tangan Karya Anak LPKA Tanjung Gusta Raih Prestasi Skala Nasional

Meski mendekam di balik jeruji besi, napiradina anak dari LPKA Tanjung Gusta Medan tetap bisa berprestasi di tingkat nasional

VIDEO: Kerajinan Tangan Karya Anak LPKA Tanjung Gusta Raih Prestasi Skala Nasional
Tribun Medan
Kerajinan tangan dari anak-anak di LPKA Tanjung Gusta Medan 

TRIBUN-MEDAN.com - Meski mendekam di balik jeruji besi, napiradina anak dari LPKA Tanjung Gusta Medan tetap bisa berprestasi di tingkat nasional.

Mereka berhasil menjadi juara kategori handycraft di Pameran Produk Unggulan Narapidana (PUN) 2019 di Plasa Pameran Industri Kementerian Perindustrian, Jalan Gatot Subroto Kav. 52-53 Jakarta Selatan pada Maret 2019 lalu.

Hal ini disampaikan Kalapas Anak Tanjung Gusta Medan Sardaiman Purba kepada wartawan www.tribun-medan.com, Minggu (14/7/2019).

Ia menjelaskan bahwa kerajinan anak-anak berupa anyaman tangan dari sabut kelapa, yang didesain menjadi miniatur motor harley davidson dan berbagai jenis burung.

"Anyaman itu ada beragam seperti tupai, burung, buaya, kalajengking, lalu pepohonan dan aneka otomotif seperti mobil dan harley. Bahkan Maret 2019 dipamerkan di acara Menkumham Pameran Produk Unggulan Narapidana (PUN) di Jakarta juga kebetulan juara satu dari kategori handycraft. Yang menang kemarin kebanyakan dibawa burung sama Harleynya," ungkap Sardaiman Purba.

Tonton videonya;

Ayo subscribe channel YouTube Tribun MedanTV

Rekaman Tentara Amerika Ngamuk di Laut Lepas saat Pengejaran Kapal Selam yang Bawa Kokain

Detik-detik Alfian Ukir Sejarah Indonesia, Juara Dunia Panjat Tebing dengan Tempo 5,7 Detik. .

Proses pengerjaan rajinan anyaman dimulai dari mengguntingi serabut kelapa sesuai pola hingga disatukan sesuai bentuk yang diinginkan.

Setelah pola terbentuk, maka langkah selanjutnya yaitu finishing membuat aksesoris tambahan seperti mata untuk hewan atau lampu untuk kendaraan.

Lalu terakhir yaitu melakukan pemolesan berupa pengecatan sesuai warna yang diinginkan dari pola tersebut.

Ia menuturkan bahwa untuk membuat kerajinan tersebut tidaklah sulit tergantung masing-masing anak bisa menangkap.

"Tergantung orang nya juga kalau cepat nangkap ya cepat pande dia. Jadi ada buku panduannya, jadi tidak terlalu sulit. Yang penting harus mau sabar ngerjainnya dan bisa detail mengerjakan," pungkasnya.

(vic/tribunmedan.com)

Penulis: Victory Arrival Hutauruk
Editor: Hendrik Naipospos
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved