Ingin Jadi Calon Wali Kota Medan Jalur Independen? Ini Jumlah Fotokopi KTP yang Diperlukan!

Akademisi berharap KPU membuka akses seluas-luasnya bagi para tokoh yang akan maju melalui jalur independen.

Ingin Jadi Calon Wali Kota Medan Jalur Independen? Ini Jumlah Fotokopi KTP yang Diperlukan!
Tribun Medan/Fatah Baginda Gorby Siregar
Anggota KPU Kota Medan Nana Miranti 

TRIBUN-MEDAN.com - Sama seperti Pilkada sebelumnya, KPU akan membuka kesempatan kepada para warga yang ingin menjadi calon wali kota melalui jalur independen alias non partai.

Anggota KPU Medan, Nana Miranti menjelaskan, sesuai regulasi yang ada, para kandidat tersebut diperkenankan menempuh jalur independen atau perseorangan.

Nana menyebut, calon perseorangan harus mengumpulkan minimal 6,5 persen dukungan masyarakat berupa foto kopi KTP warga yang ada di daftar pemilih tetap (DPT).

"Berdasarkan UU No 10/2016 tentang pemilihan gubernur, bupati dan wali kota, syarat minimal dukungan untuk calon perseorangan itu 6,5 persen dari jumlah DPT," ujarnya, Senin (15/7/2019).

Baca: Sakhyan Pesimis Peluang Calon Independen Saingi Tokoh Partai Politik, Ini Argumentasinya

Baca: Peneliti: Pilkada Medan Relatif Bersih Namun Minim Pemilih

Nana mengatakan, bila mengacu pada Pilgub Sumut 2018 lalu, jumlah DPT di Kota Medan 1.519.662 jiwa dan meningkat padan pemilu serentak 2019 menjadi 1.614.673 jiwa.

"Jika menghitung sebanyak 6,5 persen dari pemilu serentak lalu, maka jumlah dukungan minimal 104.953," ungkapnya.

Nana mengatakan sesuai draft PKPU untuk pelaksanaan Pilkada Serentak 2020, tahapan calon perseorangan dimulai pada 25 November 2019.

"Tahapan ini masih menunggu hasil uji publik. Mungkin saja bisa berubah," katanya.

Diwawancara terpisah, Guru Besar Fakultas Ilmu Sosial dan Politik USU, Marlon Sihombing mengatakan jalur independen sebagai jalur alternatif yang menghadirkan tokoh potensial sangat dibutuhkan masyarakat.

"Di dalam jalur perseorangan pastinya berbeda dengan jalur parpol. Para calon independen harus terjun langsung ke masyarakat mengumpulkan dukungan karena regulasi itu," katanya.

Marlon berharap KPU membuka akses seluas-luasnya bagi para tokoh yang akan maju melalui jalur independen.

"Fasilitasi dengan baik jangan ada pembedaan dengan kandidat yang maju dari parpol," imbuhnya.

Menurutnya, banyaknya calon wali kota yang muncul dapat meningkatkan partisipasi masyarakat mengikuti pilkada. (gov/tribun-medan.com)

Penulis: Fatah Baginda Gorby Siregar
Editor: Liston Damanik
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved