Kasus OTT Hebohkan Siantar, Inspektorat Mengaku Hanya Bisa Duduk Nunggu Laporan

Polisi masih menetapkan dua tersangka pungli insentif pegawai bersumber dari uang pajak. Tersangka memotong insentif pegawai sebanyak 15 persen.

Kasus OTT Hebohkan Siantar, Inspektorat Mengaku Hanya Bisa Duduk Nunggu Laporan
Tribun Medan / Tommy Simatupang
Kepala Pelaksanatugas (Plt) Inspektorat Pemko Siantar Eka Hendra ditemui di ruangannya Selasa (16/7/2019). 

TRIBUN-MEDAN.com, SIANTAR - Polda Sumut melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) pungutan liar (Pungli) di Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Kota Pematangsiantar.

Polisi masih menetapkan dua tersangka pungli insentif pegawai bersumber dari uang pajak. Tersangka memotong insentif pegawai sebanyak 15 persen.

Polisi mengungkapkan masih mencari dalang utama kebijakan pungli. Polisi terus melakukan penyelidikan hingga ke jajaran lebih tinggi.

Tribun-Medan.com mewancarai Tim Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) Kota Pematangsiantar yang terdiri dari unsur kepolisian, kejaksaan, dan inspektorat.

Kepala Pelaksanatugas (Plt) Inspektorat Pemko Siantar Eka Hendra ditemui di ruangannya Selasa (16/7/2019) mengatakan pihaknya hanya dapat bekerja tergantung laporan dari masyarakat atau pun korban.

Ia mengatakan selama ini tidak ada pengaduan dari internal Pemko terkait pungli.

"Kalau ada pengutipan gak tahu kita. Gak ada laporan dari pegawai. Sepanjang ini tak ada yang melapor. Kalau ada yang melapor baru kita turun,"katanya.

Eka mengatakan tidak dapat melakukan penelusuran untuk mencari tahu sumber pungli. Katanya, setelah OTT sudah menjadi ranah kepolisian.

"Itu uang insentif. Kita gak tahu. Kami tetap melakukan pemeriksaan reguler. Ke semua OPD (Organisasi Perangkat Daerah). Gak ranah kita. Gak ada kita berwenang untuk memeriksa," katanya.

Katanya, Inspektorat hanya mampu memeriksa administrasi keuangan yang menggunakan APBD.

Halaman
12
Penulis: Tommy Simatupang
Editor: Royandi Hutasoit
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved